Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (238)


__ADS_3

Felicia berniat untuk meninggalkan Rakka,karena dia tahu kalau Rakka pasti tidak lagi bersama dengan dia.


"Tunggu Felicia jangan pergi," Rakka menarik tangan Felicia yang hendak meninggalkan nya.


"Duduk bersama dengan aku dulu di sini,kita bicarakan lagi dengan pikiran yang tenang."


Felicia mengikuti apa yang Rakka perintah,dia duduk kembali di samping Rakka.


"Kamu tenang kan dulu emosi kamu, jujur aku kaget sekali mendengar semua nya tapi aku sangat salut sekali kamu mau berbicara jujur sama aku."


Felicia mengambil tissue dan terus menghapus air matanya yang tidak berhenti mengalir.


"Felicia, lebih baik kita selesaikan masalah ini sekarang kita pergi ke kantor om Alex kita bicarakan semuanya dengan detail."


Rakka mengusapkan tangan ke pipi Felicia.


"Kamu harus jujur Felicia sudah tidak ada lagi harus di sembunyikan lagi,Om Alex harus tahu semuanya apalagi Alexa itu adalah cucu keluarga Alexander."


Felicia menepis tangan Rakka yang mencoba menghapus air mata nya.


"Aku tidak mau Rakka kalau mereka menyimpulkan aku melakukan ini hanya karena ingin memiliki harga keluarga Alexander, Apalagi sampai harus membawa nama Alexa."

__ADS_1


Felicia memilih untuk pergi meninggalkan Rakka.


Rakka hanya bisa terdiam ketika melihat Felicia meninggalkan nya.


"Yaa Tuhan, Felicia kenapa bisa se nekat begitu sih,pantes saja Tante Melinda marah besar bagaimana dengan orangtuanya Felicia kalau sampai mereka tau tentang ini pasti mereka pun merasa malu sekali."


Felicia tidak melihat Rakka mengikutinya dia terus melihat ke belakang.


"Sudah ku duga,Rakka sekarang sudah tidak mau lagi bersama dengan aku,Tapi aku tidak peduli jika dia tidak mau menerima semuanya yang telah aku ceritakan mungkin memang jalan hidup ku hanya berdua dengan Alexa."


Felicia berjalan untuk mencari kendaraan yang bisa mengantarnya pulang.


"Aku harus memaksa Felicia untuk menemui Om Alex, Felicia harus bicarakan semuanya apapun caranya aku harus bisa."


Rakka langsung berlari mencari Felicia,dia pikir Felicia menunggunya di parkiran dekat mobilnya.


"Astaga Felicia di mana dia,?"


Rakka berlari mencari Felicia ternyata dia sedang menunggu mobil.


"Akhirnya ketemu juga," Rakka langsung berlari menghampiri Felicia.

__ADS_1


"Kamu ngapain sih di sini,ayo kita masuk ke dalam mobil,Aku yang mengantarkan kamu pulang ke rumah."


Felicia hanya terdiam dia seakan tidak mendengar perkataan Rakka dan hanya sibuk dengan handphone nya.


Rakka yang sangat kesal menarik tangan Felicia dengan kuat, Handphone Felicia pun sampai terjatuh.


"Rakka apa sih yang kamu lakukan,lihat handphone aku sampai jatuh dan lepaskan tangan aku jangan di tarik begitu sakit sekali."


Felicia memegang tangan nya yang memerah.


"Kamu kasar sekali Rakka, Kenapa setelah aku bercerita sikap kamu jadi berubah seperti ini, ? Aku menyesal sudah bercerita banyak sama kamu."


Tiba-tiba ada taxi yang lewat Felicia langsung memberhentikan taxi tersebut dan langsung naik.


Rakka tidak berkata sedikit pun dia hanya terdiam dan merelakan Felicia pergi.


"Maafkan aku Felicia mungkin dalam hati kecil kamu,Aku akan membela kamu dan mendukung rencana yang telah kamu lakukan ini."


Rakka langsung berlari pergi ke mobil nya dan mencoba mengejar taxi yang ada Felicia di dalamnya.


"Tunggu aku Felicia aku akan mengejar kamu".

__ADS_1


__ADS_2