
Erika pun yang bertanya kepada kiano dengan wajah yang sangat serius.
"Kiano kenapa kamu punya pikiran seperti itu.apa memang rakka dari dulu mempunyai perasaan lebih kepada felicia ?".
Erika mulai di buat penasaran dengan ucapan kiano itu.
"Aku terakhir bertemu dengan felicia di kontrakan di dekat kampus.dan itu adalah pertemuan terakhir aku dengan felicia.setelah mama memberi pesan kalau kita akan ketemuan dan bertunangan dari saat itu aku nggak pernah bertemu dengan felicia.dan di saat itu pula ada yang bilang jika rakka sering pergi bersama felicia".
Erika pun di buat tidak percaya dengan perkataan dari kiano dia langsung terdiam dan merenungkan kembali perkataan kiano.
"Apa mungkin,benar felicia mengandung anak rakka bukan kiano.jadi selama ini aku sudah salah menilai kiano".
Ucap erika dalam hatinya.
Kiano yang melihat erika seperti sedang melamun pun langsung menepuk pundak erika.
"Jangan melamun, kamu sedang memikirkan apa ?".
Erika langsung kaget ketika pundak nya di tepuk oleh kiano.
__ADS_1
"Yaa tuhan, ihhhhhhhhhh kiano aku kaget ih.kamu jail banget sih".
Erika langsung cemberut sambil memegang dada dengan kedua tangannya.
"Erika, kamu percaya kan sama aku ? bukan aku yang menghamili felicia.anak yang ada di kandungan felicia itu bukan anak aku".
Kiano menyakinkan terus-menerus Erika agar percaya dengan perkataan nya.
"Aku,ko nggak percaya kalau rakka sampai melakukan itu dengan felicia.padahal rakka tau kalau felicia itu mantan pacar sahabat nya sendiri".
Kiano langsung memegang ke dua tangan erika dengan erat.
Erika pun hanya terdiam mendengar perkataan dari kiano.
"Aku jadi pusing.tapi kenapa aku lebih percaya rakka dari pada kiano.yasudah nanti jika aku bertemu dengan rakka aku akan menanyakan semua nya.tampa sepengetahuan kiano".
Ucap erika yang bicara di dalam hatinya.
"Bagaimana kalau kita bertemu dengan felicia.tapi apa felicia mempertahankan kehamilannya nya yaa.kalau dia mempertahan nya sekarang mungkin dia sudah melahirkan kiano.kita lihat saja anak nya mirip kamu atau rakka gampang kan.atau kalau sudah besar test DNA saja".
__ADS_1
Perkataan erika seakan menyudutkan Kiano.
"Sudah yaa, jangan bahas itu lagi apalagi di depan mama melinda.dia pasti marah dan kesal mendengar nya.mama melinda sudah sangat kesel dengan felicia".
Kiano memilih pergi ke tempat tidur seakan menghindari pertanyaan-pertanyaan dari erika putri.
"Aku tidur siang dulu yaa".
Ucap Kiano sambil membaringkan tubuhnya di atas kasur.
"Yasudah aku pergi ke toilet dulu.untuk memakai day cream".
Erika semakin bertanya-tanya besar dengan apa yang Kiano jelaskan.
"Kiano sudah berusaha meyakinkan aku dengan ucapan-ucapannya.tapi kenapa bukan buat aku percaya malah jadi buat aku bertanya-tanya dan banyak pertanyaan kepada kiano.tapi kalau bahas lagi masalah ini kiano pasti marah besar sama aku.lebih serem lagi sih tante melinda".
Erika pun mulai mencuci wajah nya dan lagi-lagi Erika pun terdiam lagi.
"Daripada aku penasaran,aku harus tanya langsung saja sama rakka.tapi jangan sampai kiano tahu.rakka pasti mau menjelaskan semuanya sama aku".
__ADS_1
Erika melanjutkan kembali setelah mencuci bersih wajah nya.erika langsung mengoleskan day cream pada wajah nya yang putih dan mulus.