Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (81)


__ADS_3

Selesai mandi felicia langsung pergi ke toko kue dengan perasaan antara harus senang atau sedih.


Karena dia tidak tahu arti dari hasil test kehamilan tadi pagi.


"Sudah di test aku bingung hasil nya positif atau negatif.nggak di test aku ketakutan.ahhh sudah ahhh nggak mau di pikirkan lagi pusing".


Felicia langsung berjalan ke toko kue dan ternyata banyak pelanggan yang menanyakan felicia.


"Nah ini si mbak cantik nya baru datang.ayoo mbak kita ngantri pengen sama mbak di layanin kue nya".


Felicia langsung kaget sekali banyak pelanggan yang datang yang kebanyakan nya lelaki.


"Kan sudah ada ibu saya menjaga toko nya.lagian sama saja ko rasa kue nya".


Vania langsung melambaikan tangan kepada felicia untuk segera masuk ke dalam toko.


Felicia pun langsung berlari ke toko kue.


"Kenapa buu ?".


Felicia kaget hanya pelanggan wanita yang mau di layani oleh ibu nya felicia.


"Mereka cuman mau sama kamu lihat saja mereka pada rela buat nunggu kamu datang ke toko" .


Felicia langsung tidak percaya dan menggelengkan kepalanya berkali-kali tidak berhenti

__ADS_1


Ibu-ibu yang sedang mengantri memperhatika terus felicia dan langsung tersenyum.


"Mbak felicia cantik sekali yaa,pantas saja mereka rela antri lama-lama demi ingin melihat mbak felicia".


Ucap salah satu pelanggan yang ada di toko kue felicia.


Mendengar perkataan itu felicia hanya tersenyum sambil sibuk melayani pembelian .


Di saat felicia sibuk dengan tugas nya di toko kue.


Kiano dan rakka bertemu di dalam kampus.


"Itu Kiano,dia kaya nya mau nyamperin gue".


Kiano langsung duduk di samping rakka.


"Loe kamaren dari mana ? gue datang ke rumah loe kata satpam loe baru aja pergi".


Rakka memandang wajah Kiano yang seperti sangat kesal kepada nya


"Gue, pergi maen ke suatu tempat.menenangkan hati supaya lebih baik dalam menilai seseorang".


Kiano merasa kata-kata semakin tidak di pahami oleh dia


"Loe nggak pergi bareng felicia kan rakka ?".

__ADS_1


Kiano mulai terbawa emosional nya kepada rakka.


Rakka langsung tersenyum tipis kepada Kiano.


"Kenapa loe masih aja, memikirkan felicia sedangkan loe tiga hari lagi mau bertunangan dengan perempuan pilihan orang tua loe Kiano".


Rakka langsung berdiri dari tempat duduk nya.


Loe nggak boleh egois,loe masih nggak terima jika felicia mantan kekasih tersayang loe bersama lelaki loe sedangkan loe sendiri kiano asik bermesraan dengan perempuan lain".


Kiano langsung terdiam mendengar perkataan dari rakka.


"Loe harus merelakan felicia dengan siapa pun dia mendapatkan jodoh nya.karena loe Kiano nggak memperjuangkan cinta loe buat felicia loe cuman bersikap pasrah dengan apa yang di lakukan orang tua loe".


Rakka langsung meninggalkan kiano duduk sendiri an.


Kiano sama sekali tidak melawan semua perkataan rakka terhadap nya.


"Kenapa gue baru menyadari nya sekarang.di mana nanti felicia memiliki lelaki yang mencintai nya.membayangkan nya aja aku sudah tidak sanggup apalagi melihat nya langsung".


Kiano pun tertunduk se akan menyesali nya.


Rakka yang memperhatikan kiano dari jarak jauh semakin kecewa dengan kiano.


"Dia cuman menyesali jika felicia bersama lelaki lain saja tapi dia tidak menyesali dengan semua perbuatan nya kepada felicia".

__ADS_1


__ADS_2