Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (30)


__ADS_3

Melihat kiano kebingungan siapa yang menelephone dirinya di saat bersamaan dengan erika.


Rakka langsung menjawab kebingungan kiano.


"Paling Tante Vania,ibu nya felicia padahal biarin aja Erika yang jawab telephone nya supaya Tante Vania makin yakin kalau loe sama felicia bereneran putus hubungan".


Kiano terdiam dan memandang wajah rakka.


"Iya kalau tau sebelum nya gue tau itu yang telephone tante vania.nah sekarang masalah besar nya erika tau gue masih punya hubungan sama felicia. dia ngadu nggak yaa sama mama melinda".


Mendengar perkataan Kiano rakka langsung memegang kepalanya.


"Masalah besar itu,pasti dia ngadu sama Tante melinda.udah sekarang mendingan loe pulang dulu aja ke kosan".


Di perjalanan kiano terus memikirkan bagaimana kalau erika ngadu ke mama melinda.


Belum juga sampai ke kosan handphone Kiano berdering kencang.


Kiano langsung membuka handphone ternyata mama melinda yang menelephone nya.


"Haduh mama telepon lagi".


Rakka langsung memberhentikan mobilnya.


*Hallo mam,ada apa*.


*Kiano,apa yang kamu lakukan sama Erika tadi dia telephone mama sambil menangis*.


*Hmmm, udah lah mam gausah di pikirin dia mau nangis mau salto juga dia kan bukan anak mama*.

__ADS_1


*Kianooooo,Erika putri itu calon istri kamu ingat itu.*.


*Udah yaa mam,aku lagi sibuk tugas aku numpuk.bye mama cantik*.


Kiano langsung mematikan handphone nya.


Melihat kiano rakka langsung menggelengkan kepalanya.


"Kiano,Kiano loe tuh cowok paling beruntung banget yaa di cintai dua perempuan yang cantik-cantik.udah nikahin aja dua-duanya".


Kiano langsung melirik rakka dengan sinis.


"Apasih loe rakka,dah loe deketin aja tuh Erika putri siapa tau loe berjodoh sama dia".


Rakka langsung tertawa mendengar ucapan Kiano.


Rakka langsung tersenyum tipis kepada Kiano.


"Maksud loe apa felicia, sembarangan banget kalau ngomong felicia milik gue".


Wajah Kiano langsung cemburu dengan ucapan rakka.


"Jangan bilang keseringan ketemu felicia loe jadi suka sama felicia jawab rakka".


Rakka dan memegang pundak Kiano.


"Gue, nggak bakalan ngerebut felicia dari loe.tapi kalau suatu saat loe bikin dia sakit hati bikin dia patah hati.gue bakalan lindungi dia dan gue bakal lebih milih felicia dari pada persahabatan kita".


Mendengar perkataan rakka.kiano langsung terdiam.

__ADS_1


Kiano memikirkan apa yang akan terjadi kepada nya dengan Felicia ke depannya.


Apa dia akan menikah dengan felicia.


Atau dia akan menyakiti hati felicia dan menikah dengan Erika putri.


"Loe ko diem sih, semangat dong perjuangan in cinta loe buat felicia Antasya".


Rakka terus menyemangati Kiano.


"Iya gue harus semangat, perjuangan demi masa depan gue sama felicia Antasya".


Kiano langsung mulai tersenyum kembali.


Tiba-tiba handphone Kiano bergetar.


Kiano langsung melihat handphone nya


"Pesan dari mama,ada apa lagi sih".


Kiano langsung membuka pesan dari mama nya itu.


*Kiano,bulan depan kamu harus bertunangan dengan erika putri.kamu persiapan semuanya sendiri kamu yang beli kan dan pilih cincin nya bersama erika dan jangan lupa sebelumnya kamu harus meminta maaf kepada Erika dengan perbuatan yang kamu lakukan kepada Erika sampai dia menangis".


Membaca pesan dari mama melinda.


Kiano langsung memdadak lemas.


Rakka langsung mengambil handphone Kiano dan membaca pesan dari mama melinda.

__ADS_1


__ADS_2