
Felicia langsung memejamkan kedua matanya.
dan memaksa agar dia bisa tertidur pulas malam ini Tampa harus memikirkan sesuatu
Di saat felicia mulai hawatir karena sudah terlambat datang bulan satu hari dia.
Kiano masih saja belum bisa percaya dia harus merelakan cinta pertama nya dan bertunangan dengan perempuan yang tidak di cintai nya sama sekali.
"Sebenarnya gue punya niat buat bawa pergi felicia buat kabur dan pergi jauh.supaya gue bisa sama-sama felicia tapi gue nggak nyangka felicia malah nampar pipi gue sakit banget.besok hari di mana gue bakalan fitting baju pertunangan sama erika.tapi hati gue masih belum bisa menerima erika di kehidupan gue.sekarang mama pasti lagi hawatir nyari in gue".
Kiano langsung masuk ke dalam mobil nya dan menjalankan mobilnya kembali.
"Gue harus pulang lagi ke rumah,gue harus terima ke adaan ini.gue harus bisa terima erika jadi tunangan gue.walapun hati gue tetap untuk felicia Antasya".
Kiano langsung menjalankan mobilnya ke arah rumah nya.
Kiano tidak mengaktifkan handphone karena dia tau pasti bakalan banyak panggilan telephone masuk ke handphone nya.
__ADS_1
Setibanya Kiano di depan gerbang rumah nya.
Ternyata sudah sangat ramai sekali orang di rumah kiano.
"Seperti nya,mama bakalan telephone polisi.bener apa kata rakka apa yang gue lakukan pasti felicia yang jadi sasaran nya".
Kiano langsung membuka pintu mobilnya dan segera berlari masuk ke dalam rumah nya.
"Ada apa ini mam, kenapa harus ada polisi di sini"
Kedatangan kiano membuat keluarga Alexander dan Erika sangat terkejut sekali.
Ucap mama melinda yang sangat menghawatirkan Kiano
"Mama hawatir aku di culik ? atau mama hawatir aku pergi kabur karena besok adalah hari mencoba baju pertunangan.mama takut rugikan kalau sampai acara pertunangan ini sampai batal".
Melinda terdiam mendengar perkataan dari kiano karena di rumah kiano ada keluarga dari Erika.
__ADS_1
"Hmmmmm, sudah yaa mam.sekarang biarkan saja Kiano beristirahat dulu.yang penting sekarang kiano baik-baik saja yaa.tante jangan terlalu marah-marah kepada Kiano kasian".
Erika mencoba menenangkan hati mama melinda yang sangat emosional kepada anaknya Kiano.
Tampa basa-basi berpamitan Kiano langsung pergi ke kamar nya.
"Erika, maafkan Kiano yaa Tante sangat bersyukur Karena Kiano memiliki calon tunangannya yang berhati sabar dan lembut seperti kamu Erika putri".
Erika langsung tersenyum tipis melihat melinda yang begitu kagum kepada nya.
"Lalu, bagaimana sekarang tante.sepertinya aku dan mama harus pulang dulu karena sekarang sudah sangat malam sekali tante.aku dan mama pamit pulang dulu ya tante".
Erika dan mama nya riana berpamitan untuk segera pulang kepada keluarga Kiano Alexander.
"Baiklah, hati-hati di jalan yaa Erika sekali lagi Tante meminta maaf kepada kalian karena sudah membuat hawatir kalian semua nya cuman karena sikap Kiano yang sangat luar biasa sekali".
Melinda langsung meminta maaf terus-menerus kepada keluarga Erika.
__ADS_1
"Sudah yah tante, jangan di bahas lagi yang penting besok aku dan Kiano jadi untuk fitting baju pertunangan kita.aku sangat bahagia sekali tante.aku jadi ingat cepat-cepat bertunangan dengan kiano".
Ucap erika sambil tersenyum manis kepada mama melinda.