
Ketika papa alexander hendak pergi ke rumah nya.dia membeli hadiah bucket bunga dan kalung berlian yang akan di berikan untuk mama melinda.
"Mama pasti sangat senang sekali.jika aku memberikan surprise ini untuk mama".
Ketika sampai di rumah serasa sepi dan sangat sunyi sekali.
"Kemana mama dan kiano kepada mereka semua nya tidak ada di rumah".
Tiba-tiba handphone papa alexander bergetar dia mendapatkan pesan dari sekertaris nya.
"Ada apa Fransiska mengirim pesan".
*Bapak alexander,ibu Melinda sedang ada di ruangan bapak*
"Ada apa mama pergi ke kantor".
Papa Alexander langsung bergegas untuk pergi ke kantor.
Papa Alexander mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali.
Sesampainya di kantor Fransiska terlihat menundukkan kepalanya seperti sedang ketakutan sekali.
"Ada Fransiska ? kenapa kamu seperti ketakutan sekali".
Fransiska menangis dan langsung berlari ke toilet.
"Ada apa ini sebenarnya".
Papa Alexander langsung masuk ke dalam ruangan nya.
__ADS_1
Mama melinda sedang duduk di kursi yang biasa di pakai oleh papa Alexander.
"Mama,ada apa di sini ? tadi papa pulang ke rumah sepi tidak ada mama dan kiano.ternyata mama ada di kantor".
Mama melinda memandangi wajah papa alexander.dia tidak menyangka bahwa lelaki yang ada di hadapannya itu lelaki yang sudah menghianati perasaannya demi wanita lain.
Mama melinda mencoba untuk bersikap tenang seperti tidak terjadi apa-apa.
"Papa, sudah pulang ternyata ? kenapa papa tidak memberikan kabar terlebih dahulu kepada mama".
Dengan wajah tampa berdosa papa Alexander mendekati mama melinda dan mencium kening istrinya tersebut.
"Papa merindukan sekali mama.dan papa memberikan surprise untuk mama.sekarang kita pulang yaa mam.surprise nya ada di dalam mobil".
Mama melinda hanya terdiam dan mengikuti apa kemauan papa alexander.
Papa Alexander dengan romantis membuka kan pintu mobil nya.
Mereka duduk berdampingan di kursi belakang mobil nya.
Papa Alexander langsung memberikan bucket bunga mawar merah kepada istrinya itu.
Tangan mama melinda langsung bergetar menerima bucket bunga mawar merah tersebut.hati se akan ter iris-iris dan sangat perih sekali.
"Terimakasih banyak pap".
Mama melinda memandangi wajah suaminya dengan mata yang berkaca-kaca.
"Ini belum apa-apa mam.papa masih punya surprise lagi".
__ADS_1
Papa Alexander mengambil sesuatu dari balik jas hitam nya.dia mengeluarkan kotak merah berbentuk love.
"Apa ini pap".
Papa Alexander membuka kan kotak merah berbentuk love tersebut.ternyata kalung berlian yang sangat mewah dan mahal sekali.
Papa Alexander memakai kalung berlian tersebut untuk istri nya tercinta.
"Mama terlihat sangat cantik sekali, terlihat sangat elegan sekali".
Mama melinda terdiam sambil memandangi wajah suaminya itu.
"Yasudah sekarang kita pulang ya mam".
Mama melinda hanya terdiam di kursi belakang dia tidak beranjak untuk pindah ke kursi depan bersama suaminya.
"Aku ingin duduk di belakang saja pap".
Papa Alexander mulai merasakan perbedaan sikap istri tersebut.
"Baiklah mam".
Ketika papa alexander dan mama melinda pergi untuk meninggalkan kantor.
Fransiska yang pergi ke toilet sambil menangis histeris sekali.
Fransiska langsung mengirimkan pesan kepada felicia.
*Nona alexa tolong saya,saya di ancam oleh ibu melinda.dia berniat untuk menghancurkan keluarga saya*
__ADS_1