Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (11)


__ADS_3

Mendengar perkataan mama melinda.kiano langsung berlari mengejar mama nya.


"Apa sih mah,aku nggak mau kuliah ke luar negeri".


Ucap kiano yang penuh emosional.


"Cuman dengan cara itu.kamu baru bisa melupakan perempuan miskin itu.kalau kamu kuliah di Indonesia.kamu pasti terus-terusan ketemu dengan dia dan kuliah kamu nggak bakalan fokus bisa acak-acak".


Mama Melinda langsung meninggalkan Kiano.


"Ma,aku udah putus sama felicia".


Mama Melinda langsung terdiam dan membalikkan badannya.


"Kamu pikir mama bisa langsung percaya dengan perkataan kamu ?.Kamu pasti membohongi mama iya kan ?".


Kiano langsung menghampiri mama melinda.dan memegang ke dua tangan mama Melinda.


"Nggak mah,aku nggak bohong aku bakalan putusin felicia asal mama jangan kirim aku kuliah ke luar negeri".


Kiano terus memohon kepada mama Melinda.


"Bukti sama mama, jangan banyak ngomong".


Kiano langsung masuk ke dalam kamar dan menghubungi felicia dengan pesan singkat.


"Semoga leticia langsung bales pesan ini".


*Felicia mama minta aku buat kuliah ke luar negeri*


Felicia yang sedang melayani pembelian meresa terganggu dengan suara handphone nya itu.


"Felicia kenapa kamu nggak bales cepat sih".


Kiano menunggu balesan dari felicia.


"Siapa ya yang tadi menghubungi aku ya".


Felicia langsung membuka pesan dari kiano.


"Hah,Kiano di suruh kuliah di luar negeri.pasti cara tante melinda supaya Kiano jauh dari aku".


Felicia langsung membalas pesan dari kiano.


*Terus kamu jawab apa ke mama kamu*


*Aku bilang ke mama aku udah putus sama kamu tapi mama nggak percaya dia butuh bukti*


Felicia terdiam dia pun langsung memasukkan handphone ke saku celana nya.


"Kenapa sih kiano harus bilang putus ke tante melinda.ucapan itu sama aja kaya doa".


Felicia kembali ke toko untuk melayani pembelian nya.


Tiba-tiba datang seorang lelaki turun dari mobil mewah.


"Selamat siang mbak, saya mau pesan kue ulang tahun untuk ibu saya".

__ADS_1


Felicia langsung tersenyum sebelum menjawab setiap pelanggan.


"Oh,baik pak mau motif seperti apa".


Lelaki itu terpesona melihat kecantikan felicia.


"Mbak, cantik banget sih.".


Felicia hanya tersenyum.


"Beneran loh mbak,saya salut banget deh mbak.masih muda cantik mau kerja di toko kue".


Tampa felicia menyadari Kiano memperhatika dari kejauhan.


"Sial,baru bilang bohong putus udah cowok yang godain felicia".


Kiano langsung turun dari mobil nya.


"Maaf ya mas,ini pacar saya loh yang tadi di bilang cantik".


Felicia langsung menarik tangan Kiano.


"Kamu apa sih,kiano datang-datang bikin pelanggan aku ga nyaman".


Felicia langsung meminta maaf kepada pelanggan nya itu.


"Maaf,yaa mas jadi mau pakai apa untuk motif di kue ulang tahun nya".


Kiano di cuekin felicia dia terus memperhatikan pelanggan itu.


"Motif bunga-bunga saja mbak yang cantik yaa kaya mbak nya".


Tapi pelanggan itu langsung mendorong Kiano


"Bawa santai mas, kalau emang situ pacar nya jangan di pacarin terus ajak nikah".


Kiano langsung melirik ke arah felicia.


Felicia langsung cemberut.


"Felicia aku mau bicara serius sama kamu bisakan sebentar aja".


"Mau ngomong in tentang yang di pesan itu.yaudah terserah kamu kan kamu sendiri yang punya ide itu.yaa kamu aja yang bukti in sendiri'.


Felicia masuk ke ke toko tapi Kiano menghalangi felicia.


"Apa lagi sih,kiano aku banyak kerjaan banyak sekali yang pesan kue ulang tahun aku harus menghias nya dulu.pesanan diambil sore ini'.


Kiano merasa sangat bingung apa bukti yang harus dia berikan kepada mama nya.


"Maaf cuman jadi penggangu.aku pamit pulang dulu".


Felicia tidak menjawab dia fokus dengan tulisan pesanan yang harus dia kerjakan.


Tiba-tiba handphone Kiano bergetar.


"Mama,ada apa mama ngirim pesan.gawat pasti mama minta bukti itu".

__ADS_1


Kiano langsung membuka pesan dari mama nya.


*Cepat pulang kiano ada yang mau mama bicara kan sama kamu penting sekali*.


Kiano membalas pesan dari mama nya.


*Ada apa ma ? aku lagi mau membuktikan kalau aku sudah putus sama felicia*.


Kiano terus memandangi felicia.


"Kalau gue ninggalin lagi felicia nanti ada datang lagi cowok godain dia".


Tak lama kemudian mama melinda membalas pesan.


*Udah, pulang aja cepetan gausah kamu cari bukti-bukti segala cepat pulang sekarang*.


Kiano langsung menghampiri mobil nya dan segera berangkat ke rumah nya.


"Apa lagi ini rencana mama.aku yakin pasti mama rencain hal yang lebih extream dari sebelumnya".


Dengan kecepatan tinggi Kiano datang sangat cepat sampai ke rumah.


Kiano langsung berlari mencari mama nya.


"Mamaaaaaa,maaaaaah".


Mama melinda langsung menghampiri kiano.


"Ada apa sih, kenapa harus teriak-teriak ini rumah bukan hutan Kiano".


Kiano menarik nafas panjang nya.


"Oke,mah terus ada apa mama nyuruh aku buat cepat pulang ? Mama punya rencana apalagi buat aku".


Mama Melinda langsung tersenyum.


"Mama nggak akan mengirim kamu untuk kuliah ke luar negeri mama membatalkan rencana mama itu".


Kiano terkejut dan langsung memeluk erat mama nya.


"Terimakasih banyak mama ternyata punya hati baik juga".


Lagi-lagi mama Melinda tersenyum kepada Kiano.


"Kamu kan bilang kalau kamu itu udah nggak ada lagi hubungan dengan perempuan miskin itu kalian sudah putuskan.Jadi mama berencana akan menjodohkan kamu dengan anaknya teman mama jadi nanti mama bakalan memasukkan kalian di universitas yang sama".


Kiano langsung melepaskan pelukan erat nya.


"Maksud mama apa ? Mama mau jodohin aku sama anak teman mama ? Yaampuun mama kenapa udah kaya sinetron aja sih mah".


Kiano mulai emosional dengan perkataan mama Melinda.


"Kiano kamu itu anak tunggal dan harus jadi penerus di keluarga ini .kamu harus punya istri yang se derajat sama kita biar nanti anak-anak kamu semua cerdas-cerdas karena terlahir dari orang tua yang berpendidikan tinggi".


Kiano langsung meninggalkan mama Melinds dan langsung masuk ke dalam kamar nya.


"Terserah mama,aku kecewa banget sama mama".

__ADS_1


Melihat tingkah laku kiano Melinda semakin yakin kalau anak itu sudah berbohong kepada dirinya.


"Kiano,mama sangat kecewa sekali dengan kamu.demi perempuan miskin itu kamu berani bohongin mama.kalau memang kamu sama perempuan itu sudah nggak ada hubungan sudah putus seperti apa yang kamu bicarakan.Nggak mungkin kamu emosi ketika kamu mau mama jodohkan".


__ADS_2