
Vania pun melihat pemandangan indah tersebut dan berniat tidak untuk menggangu kebersamaan mereka.
Felicia pun langsung memegang tangan rakka yang mencoba menghapus air mata nya.
"Terima kasih rakka, kamu selalu baik sekali dengan aku".
Rakka pun terus memandangi wajah felicia dan tersenyum.
"Oh iya, felicia bagaimana dengan hasil nya".
Felicia langsung memotong pembicaraan rakka dengan menutup mulut rakka.
"Jangan di sini ngomong nya nanti kalau kedengaran sama ayah dan ibu bagaimana coba ? Habis aku jadi perkedel".
Vania pun langsung menghampiri mereka ber dua.
"Felicia, kamu bisa pulang sekarang nak.biar ibu yang menjaga toko kue ini dan kalian mengobrol di dalam rumah saja".
Rakka dan felicia pun saling melirik-lirik satu sama lain nya.
"Oh,iya bu baik kalau itu adalah kemampuan ibu seperti itu.aku dan rakka pamit untuk pergi ke rumah".
__ADS_1
Rakka pun langsung beranjak dari tempat duduk nya dan berpamitan dengan Vania.
"pergi dulu yaa tante".
Rakka dan felicia pun langsung berjalan menuju ke teras rumah felicia yang jarak tidak jauh dari toko kue nya.
Sesampainya di depan rumah felicia rakka langsung duduk di tempat biasa.
"Rakka, aku masuk dulu yaa aku mau ganti baju dulu ya.keringetan bekas tadi berjuang".
Felicia pun langsung masuk ke dalam rumah nya untuk berganti baju sedangkan rakka memainkan handphone nya sambil bersantai.
"Rakka,ini di minum yaa dan jangan lupa di makan juga".
Rakka pun langsung menyimpan handphone nya karena pandangan tertuju pada rainbow cake yang felicia bawa.
"Sambil kamu makan dan minum aku ceritakan dari awal yaa.kamu cukup mendengar kan saja".
Rakka menggangukan kepala nya sambil memakan rainbow cake nya.
"Semaleman , aku itu tidak bisa tidur padahal aku sudah memeluk erat teddy bear raksasa itu. karena aku memikirkan bagaimana hasil dari test kehamilan itu,tapi aku terus paksa kan untuk bisa tertidur dan akhirnya aku pun tertidur pulas juga dan seperti nya sangat pulas sekali sampai kamu menelephone aku pun aku tidak tahu".
__ADS_1
Felicia pun menghelakan nafas panjang nya duu untuk melanjutkan cerita nya itu.
"Dan aku pun terbangun jam 8 pagi.aku langsung pergi ke kamar mandi karena ayah dan ibu sudah tidak ada di rumah.aku baca kembali kan.kalau garis satu negatif garis dua positif dan sedangkan hasil test kehamilan aku itu garis satu dan garis samar jadi aku nggak tahu hasil nya apa coba".
Mendengar cerita dari felicia rakka pun langsung di buat binggung.
"Apa, kamu mau coba pergi ke dokter spesialis kandungan ? supaya lebih jelas dengan melakukan USG ".
Felicia langsung berdiri dari tempat duduknya dan berteriak.
"Tidaaaaaak, jangan rakka aku tidak mau aku takut dengar hasil nya".
Rakka pun langsung kaget mendengar teriakkan felicia.
"Lalu, bagaimana dengan hasil pemeriksaan kamu di pagi hari pun hasil nya.masih buat kita binggung dan penasaran kan".
Felicia pun langsung duduk kembali menenangkan diri nya kembali.
Oke, bagaimana kalau nanti hari ke 7 aku test kehamilan kembali karena sekarang aku kan baru telat 4 hari dan semoga saja aku malah datang bulan".
Rakka hanya melamun mendengar perkataan dari felicia.
__ADS_1