Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (41)


__ADS_3

Keadaan felicia mulai sangat membaik di sudah bangun pagi dan mulai lagi untuk pergi ke toko kue nya.


"Nak,apa sudah membaik ? Jangan memaksa diri untuk pergi ke toko nak".


Ucap ibu felicia yang masih sangat hawatir dengan kesehatan anak nya itu.


"Aku sudah membaik ko bu,aku juga sudah sangat sehat sekali.ibu jangan hawatir yaa.aku kasian sama ibu dan ayah pasti sangat cape dan sibuk sekali.karena banyak yang datang ke toko kita".


Felicia tersenyum manis kepada ibu nya.


"Aku pamit pergi dulu yaa bu".


Felicia langsung pergi meninggalkan ibu nya dan segera pergi ke toko kue milik keluarga nya.


Tapi tiba-tiba sesampainya di depan toko kue sudah ada seseorang yang menunggu felicia.


"Itu,siapa yaa ? yang nungguin di depan toko.jangan-jangan itu kiano.jangan sampai dia ke sini ini bisa bahaya banget kalau sampai ibu dan ayah tau".


Felicia langsung berlari ke depan toko kue nya.


Tapi ternyata lelaki tersebut adalah rakka bukan Kiano.


"Rakka, kamu lagi apa yaa di sini ? aku sampai kaget aku pikir kamu kiano".

__ADS_1


Rakka langsung tertawa mendengar perkataan felicia.


"Kiano udah nggak sama aku lagi sekarang felicia.aku udah nggak ngontrak lagi di dekat kampus kita.aku memutuskan untuk keluar dari kontrakan itu dan balik lagi ke rumah masing-masing dan ternyata kiano sama dia juga milih buat pergi".


Wajah felicia mulai seperti malu mendengar perkataan dari rakka.


Dia takut rakka tau apa yang terjadi di kontrakan itu antara dirinya dengan kiano.


"Oh, begitu ya rakka.aku sudah tidak berhubungan lagi dengan kiano nomer kiano sudah aku blokir".


Ucap felicia dengan suara yang bergetar.


"Oh begitu felicia,oh iya apa kamu tau kiank bulan depan akan tunangan sama erika putri perempuan pilihan orang tua nya".


"Iyaa rakka,aku tahu ketika di kontrakan itu Kiano bercerita semuanya kepada aku.dan juga ternyata tante melinda juga datang ke sini dan mengundang aku sekeluarga untuk bisa datang ke acara pertunangan Kiano".


Rakka langsung kaget mendengar perkataan dari felicia.


"Tante melinda sampai datang ke sini cuma buat mengundang kamu sekuarga datang ke acara pertunangan Kiano ? Tante melinda tega banget dia nggak mikirin perasaan kamu dan orang tua kamu felicia".


Felicia tak kuasa meneteskan air mata nya.


"Yasudah rakka, tidak apa-apa lagi pula dari dulu tante melinda tidak suka dengan aku jadi pantas saja dia berbuat seperti itu dengan aku dan keluarga aku".

__ADS_1


Tampa sadar rakka langsung memeluk erat felicia.


"Kamu yang sabar ya felicia,aku yakin kamu pasti bisa cepat bangkit dari semua ini dan melupakan Kiano dengan cepat.dan percaya pasti ada yang jauh lebih baik dari kiano".


Felicia langsung melepaskan pelukan erat rakka dan langsung menghapus air nya dengan tangan nya.


"Sudah yaa rakka,aku mohon jangan lagi bahas kiano di depan aku yaa".


Kiano langsung tersenyum kepada felicia.


"oke, maafkan aku.aku pasti bakalan ada di pihak kamu.aku pasti bakalan terus ngedukung kamu felicia".


Rakka langsung melirik-lirik kanan kiri dia takut orang tua felicia melihat dia.


"Felicia,aku pamit pulang dulu ya.soalnya aku ada kuliah jam 12 siang.kamu baik-baik yaa dan jaga kesehatan kamu yaa.aku pergi dulu".


Rakka langsung pergi meninggalkan felicia di depan toko kue nya.


"Terimakasih rakka, kamu pundak ke dua setelah ayah yang mau mendengarkan air mata ku".


Felicia langsung pergi membuka toko dan mulai menyiapkan semuanya.


Sesampainya rakka di dalam mobil nya.

__ADS_1


Dia sangat kesal dengan perlakuan keluarga Kiano kepada keluarga felicia.


__ADS_2