Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (92)


__ADS_3

"Erika, kamu sudah bangun sayang, semalam maafkan tante yaa.yang membuat kamu lama menunggu tante dengan mama kamu di sini.sampai kalian ketiduran bersama di sofa ini".


Erika pun langsung tersenyum mendengar perkataan dari mulut mama melinda.


"Ohhh, tidak apa-apa ko tante.aku yang harus nya minta maaf sama tante karena sudah tidur di rumah tante".


Melinda langsung merangkul Erika dengan tersenyum manis.


"Tidak, apa-apa sayang.nanti juga kamu bakalan tinggal di sini kan bersama tante dan kiano".


Mendengar perkataan antara erika dan mama melinda Kiano langsung pergi bersiap ke kampus.


"Hey,Kiano kamu mau kemana ? bukan besok adalah hari pertunangan kamu".


Mama melinda langsung menghentikan langkah Kiano yang akan pergi ke kampus.


"Pertunangan nya kan besok mam, sekarang aku ke kampus dulu aja.aku nggak mau banyak mata kuliah yang ketinggalan".


Kiano langsung pergi meninggalkan mama Melinda Tampa bersalaman dan menyapa Erika.


Erika langsung menghampiri mama melinda untuk menenangkan nya.


"Sudah yaa tante, biarkan saja Kiano pergi untuk kuliah.lagian kita kan banyak yang bantu jadi pasti acara nya juga sangat memuaskan".


Melinda langsung terdiam mendengar perkataan dari erika dan mereka pun langsung berjalan untuk duduk di sofa.


Ketika erika sedang sibuk membicarakan tentang pertunangan nya dengan kiano.

__ADS_1


Felicia masih sangat takut untuk bangun dari tempat tidur nya.


Felicia melihat sudah jam 7 pagi tapi felicia masih saja belum beranjak dari tempat tidurnya.


"Aku kan, waktu itu cuman beli 1 alat test kehamilan nya sama rakka.aku harus beli lagi donk sekarang.kalau aku test siang akurat nggak yaa hasi nya".


Felicia langsung melihat kalender di dinding kamar nya.


"Ini, adalah hari ke enam aku telat datang bulan.oke felicia beranikan diri kamu jangan sampai menyesal di kemudian hari".


Felicia langsung membuka pintu kamar nya dan meminta ijin kepada ibu nya.


"Bu,hari ini aku mau pergi ke apotek yaa buu.aku mau beli vitamin di apotek supaya aku sehat terus kalau jaga toko kue".


Vania memperhatikan terus felicia seperti ada perubahan fisik.


Felicia menggangukan kepalanya dan langsung pergi ke kamar mandi.


Selesai bersikah badan felicia langsung memakai baju yang ada di dalam lemari.


Felicia terlihat sangat rapih dan cantik.


"Hmmm,aku harus kuat apapun yang terjadi".


Felicia langsung berjalan menuju pintu keluar rumah nya.


Dan menunggu taxi online pesanan dan langsung masuk ke dalam taxi itu.

__ADS_1


Di perjalanan felicia mulai merasakan tidak tenang hati.sesampainya di depan apotek felicia langsung berlari dan menanyakan langsung apa yang dia inginkan kepada pegawai apotek nya.


Dengan tergesa-gesa felicia langsung kembali ke dalam taxi online tersebut.


"Pa, langsung kembali ke rumah saya yaa.saya sudah selesai membeli vitamin nya".


Supir taxi itu pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh felicia.


Sesampainya di depan rumah felicia langsung masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu rumah nya itu.


Felicia langsung menuju ke kamar mandi dan mencoba untuk men test kembali.


Wajah felicia mulai sangat pucat sekali.keringat dingin bercucuran menunggu hasil nya


Dan ternyata hasil nya dua garis yang begitu nyata dan tebal.


"Yaa tuhan, kenapa hasil beda dengan hasil aku test pada saat telat 3 hari lalu.kenapa garis dua ini begitu jelas sekali.bagaimana ini aku harus bagaimana".


Tubuh felicia se akan di buat sangat lemas dengan melihat hasil test kehamilan itu.


"Aku harus bagaimana ini, besok adalah hari di mana pertunangan Kiano dengan perempuan pilihan orang tua nya.dan bagaimana juga dengan ayah dan ibu jika mereka tahu bahwa sekarang aku sedang hamil anak dari kiano".


Felicia menangis tiada henti di dalam kamar mandi nya.dia se akan sangat menyesal sekali dengan apa yang sudah di perbuat nya dengan kiano.


Cinta bukan di dasari rasa kasih sayang


Cinta yang hanya di mulai dengan rasa ***** dan berujung dengan penyesalan.

__ADS_1


__ADS_2