Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (191)


__ADS_3

Felicia langsung menggeserkan kursi tersebut.


"Nah om alexander duduk nya di sini saja".


Felicia tersenyum manis sambil memandang wajah om alexander.


"Terimakasih yaa nona alexa kamu sangat perhatian sekali".


Om alexander mulai luluh kembali hati nya dengan sikap felicia terhadap nya.


"Ini cuman perhatian kecil ko om.ini biasa saja".


Felicia langsung memakan semua yang sudah di hidangkan di depan nya.


"Nona alexa, seperti nya seminggu ke depan kita jangan komunitas terlebih dahulu yaa dan jangan bertemu juga".


Felicia langsung berhenti makan nya ketika mendengar perkataan dari om alexander.


"Memang nya kenapa om alexander ? apa om alexander sudah tidak mau berhubungan dengan aku lagi ?".

__ADS_1


Felicia menatap serius wajah om alexander.


"Bukan seperti itu,saya butuh waktu untuk meyakinkan kembali perasaan istri saya.supaya dia tidak selalu berpikiran negatif terhadap saya.dan jika dia sudah percaya sepenuhnya kepada saya.maka kita bisa berhubungan lebih dekat lagi".


Mendengar perkataan dari om alexander.felicia langsung merasa sangat tidak nyaman perkataan om alexander yang seperti berpikiran sangat berlebihan dengan nya.


Tapi felicia harus menyimpan rasa tidak nyaman.dan memasang wajah biasa mendengar perkataan dari om alexander.


"Maksud dari om alexander,kita bisa berhubungan lebih dekat lagi itu seperti apa yaa om ?".


Om alexander langsung tersenyum tipis sambil menatap wajah felicia.


"Menjalin hubungan apapun yang kita inginkan tampa ada halangan sedikit pun".


"Hmmmm, bagaimana om alexander saja.aku ikuti permainan om alexander".


Felicia dan om Alexander saling berhadapan dan tersenyum.


Tiba-tiba handphone om alexander berdering kencang.om alexander langsung pergi untuk menerima panggilan telephone yang masuk itu.

__ADS_1


"Sebentar yaa nona alexa".


Melihat om alexander yang pergi meninggalkan.felicia langsung menghelakan nafas panjang nya.dan minum air putih satu gelas.


"Ahhhhh, menakutkan sekali perkataan om alexander tadi.pikiran seperti itu sekali.terus dia pikir aku mau mengikuti apa yang ada di pikiran itu.ternyata anak dan papa sama saja semua nya hanya ingin merusak saja dan belum tentu mau bertanggung jawab.aku harus extra hati-hati sekali jangan sampai om alexander nyentuh aku sedikit pun".


Felicia mulai sangat tidak nyaman berada di restoran tersebut.


"Semoga saja itu panggilan dari kantor yang menyuruh dia untuk secepatnya pergi ke kantor ada rapat mendadak di perusahaan nya".


Felicia memainkan handphone sambil menunggu om alexander kembali.


"Nona alexa, maafkan saya yaa.saya harus segera pergi ke kantor karena ternyata di kantor ada istri saya menunggu saya.saya harus segera pergi yaa".


Om alexander langsung pergi sambil mengambil jas yang sudah felicia tempel kan helai an rambut panjang Fransiska.


"Bagus dia langsung pergi,aku sudah tidak tahan mendengar kata-kata nya yang sangat dewasa sekali.pasti tadi yang menelephone sekertaris nya Fransiska"


Felicia langsung pergi meninggalkan restoran tersebut dengan terburu-buru.

__ADS_1


Felicia berjalan dengan cepat menuju ke parkiran mobil nya.tapi lagi-lagi felicia melihat bobby mahendara bersama erika putri sedang bersama".


"Bukan itu Erika putri bersama bobby mahendara yaa.mereka pergi bersama terus yaa.seperti ada hubungan spesial diantara mereka berdua.ahhh lebih baik aku tidak ikut campur masalah mereka berdua".


__ADS_2