
Mendengar perkataan felicia rakka semakin menyadari. jika felicia memang tidak punya sedikit pun perasaan dengan nya.
"Baik felicia, jika itu mau nya kamu aku akan ikuti.mungkin aku sekarang nggak akan lagi datang ke sini.semuanya demi alexa putri".
Rakka langsung pergi meninggalkan felicia di toko kue nya.dengan perasaan yang sangat kecewa sekali dengan apa yang di katakan oleh felicia.
"Apa perkataan aku terlalu berlebih-lebihan nya kepada rakka.aku jadi nggak perasaan begini".
Felicia serasa ingin menghentikan langkah rakka.tapi felicia memilih untuk mundur kembali.
"Rencana ku masih belum sepenuhnya berhasil untuk menghancurkan keluarga alexander.jika aku selalu dekat dengan rakka dan sampai rakka tau.pasti rakka akan marah besar sekali".
Felicia akhirnya membiarkan rakka pergi.
"Aku harus pergi ke mobil.apa pesan aku di balas oleh om alexander".
Felicia langsung membuka pintu mobil nya.dan langsung mengambil handphone nya.
"Ternyata tidak ada balasan nya, seperti nya om alexander sudah mulai ketakutan dengan tante melinda".
Felicia mulai berani menelephone om alexander.
Tapi panggilan telephone dari felicia tidak di jawab oleh om alexander.
__ADS_1
"Nomber nya aktif tapi nggak di angkat terus sih.aku jadi penasaran apa yang terjadi dengan mereka".
Felicia memutuskan untuk pergi ke rumah keluarga alexander.
"Apa aku sekarang pergi saja yaa langsung ke rumah keluarga alexander.ada apa di sana masa baru permulaan om alexander udah ketakutan sih sama tante melinda".
Felicia memberanikan diri untuk membawa mobil nya sendiri.
"Aku harus bisa nih,bawa mobil sendiri aku udah belajar dan lumayan langsung lancar.aku coba aja ahhh".
Tampa berpamitan terlebih dahulu kepada ibu nya.felicia langsung memberanikan diri untuk menjalankan mobilnya sendiri.
"Aku pasti bisa,aku harus pelan-pelan saja fokus ke depan.yaa seperti itu aku harus bisa".
"Aduhhhh,tangan aku gemetaran sekali ini.aku harus lawan rasa takut ini.semangat felicia semangat terus".
Felicia tiba-tiba mengerem mobil nya mendadak.
"Aahhhhhhhh".
Kepada felicia terbentur ketika dia melihat ada kucing yang lewat di depan mobil nya.
"Aduhhhh, sakit sekali ini".
__ADS_1
Felicia memarkirkan mobilnya ke pinggir jalan.
Felicia melihat sosok perempuan yang turun dari mobil mewah.
"Aku seperti kenal dengan perempuan itu.tapi sayang nya cuman dari belakang aku melihat nya".
Felicia membuka lebar jendela mobil nya.
"Itu bukan nya Bobby Mahendra yaa.model dan juga yang sering ada iklan di televisi.sama siapa yaa dia.sepertinya dengan pacar nya.ahhhh sudah lah itu bukan urusan aku".
Felicia melanjutkan perjalanan nya menuju ke rumah keluarga alexander.
"Aku akan melihat dari ke jauhan saja.semoga saja aku dapat informasi.walapun cuman sedikit tapi perjuangan aku luar biasa sekali".
Felicia menunggu dan memantau dari jarak yang lumayan jauh.
Tepat pukul jam 4 sore mobil om alexander datang ke rumah.
"Itu mobil nya om alexander,ini jam 4 sore dia udah pulang kerja.sepertinya tante melinda sudah mulai curiga kepada om alexander".
Felicia terus memantau dari jarak jauh.sampai om alexander masuk ke dalam rumah nya.
"Seperti nya,aku harus menunda rencana aku yang ke dua.aku harus membuat suasana di keluarga alexander damai terlebih dahulu".
__ADS_1