
Selesai membicarakan kerjasama dengan perusahaan tante melissa.felica terdiam di dalam mobil nya.dia masih mengingat perkataan tante melissa kalau rakka akan melanjutkan kuliah nya di luar negeri.
"Kenapa aku tidak rela mendengar rakka akan kuliah ke luar negeri yaa.tapi sekarang seperti nya memang sudah terlambat rakka sudah sangat membenci aku.memandang wajah aku pun dia sudah tidak mau".
Felicia melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah nya.menjaga toko kue nya kembali.
Hari ke dua sudah om alexander menginap di hotel tersebut.dia memutuskan untuk pulang hari ini.
Ketika dia keluar dari kamar nya.dia melihat sosok perempuan yang seperti nya dia kenal.
Om alexander pun langsung menghampiri perempuan tersebut yang seperti nya sedang buru-buru sekali.
Om alexander pun menepuk pundak perempuan tersebut.perempuan itu pun langsung membalikkan badannya.
"Ada apa sih,tepak tepuk pundak orang".
Om alexander langsung kaget ternyata perempuan itu adalah erika putri.
"Erika putri".
Erika putri di buat tidak percaya bisa bertemu dengan papa alexander di hotel.
"Papa Alexander ? ko papa bisa ada di sini sih pap.di hotel ini".
__ADS_1
Ucap erika putri dengan suara yang bergetar.
"Ohhhh,papa ada tugas di luar kota hari ini.dan sekarang papa pulang ke rumah".
Papa Alexander memperhatikan tingkah laku erika putri yang seperti sangat gugup sekali.
"Papa,maaf sekali yaa.aku sangat terburu-buru sekali.aku ada jadwal pemotretan".
Erika dengan terburu-buru pergi meninggalkan papa Alexander.
"Ada apa dengan erika putri, kenapa sikap nya jadi aneh seperti itu yaa".
Papa Alexander pun berniat untuk mengikuti Erika putri.dia memantau Erika putri dari jarak jauh.
"Erika pergi dengan siapa itu, lelaki nya seperti se umuran dengan kiano".
Papa Alexander langsung berlari menuju mobil nya dan mencoba untuk mengikuti mobil Erika putri.
"Mau pergi ke mana yaa mereka berdua, terlihat sangat akrab sekali mereka".
Papa Alexander mengikuti Erika putri sampai ke lokasi pemotretan.dia diam di mobil memperhatikan dari kaca mobil nya.
"Sayang,masa tadi aku ketemu sama papa Kiano sih.di hotel yang sama.dia bilang sih ada tugas mendadak gitu".
__ADS_1
Erika putri bersandar mesra di pundak bobby mahendara.
"Wahhh, Untung saja kita nggak ketahuan yaa sayang.lagian kita cuman punya waktu bersama satu hari lagi.kita puaskan nanti malam yaa sayang".
Ucap bobby mahendara sambil berbisik ke telinga erika putri.
"Apaan sih kamu, nanti kalau aku sampai hamil gimana".
Erika putri lebih mendekatkan diri nya sampai bobby mahendara memeluknya mesra.
"Yaakan, kamu punya suami jadi yaa gausah takut dong sayaaaaang".
Erika langsung terbangun dari pelukan bobby mahendara.
"Hey, jadi kamu cuman menitipkan bening doang.jadi nggak mau bertanggung jawab gitu"
Papa Alexander menggelengkan kepalanya melihat perlakuan erika putri di belakang Kiano.
"Aku sangat tidak menyangka Erika putri bisa berbuat seperti itu di belakang kiano.erika yang dulu terlihat sangat manis dan baik bisa menjadi seperti ini".
Papa Alexander memilih untuk meninggalkan tempat tersebut setelah melihat erika putri selingkuhi anak nya.
"Aku benar-benar tidak percaya"
__ADS_1
Papa Alexander terlihat sangat kecewa sekali.