Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (160)


__ADS_3

Felicia bersiap untuk bertemu dengan om alexander.dia sampai pergi ke salon kecantikan terlebih dahulu agar riasan make up di wajah nya tampil sempurna.


"Aku bersikap dengan rencana ku yang pertama.aku harus bisa melaksanakan nya dengan baik dan sempurna".


Felicia pergi ke luar tampa sepengetahuan orang tua nya.dia tidak mau sampai ke dua orang tuanya tau dengan apa yang dia lakukan sekarang.


Felicia mulai mencoba menghubungi om alexander.


"Hmmmm,aku harus bisa".


*Hallo om alexander, kamu tidak perlu menjawab.cukup dengarkan saja saya sudah bersiap untuk pergi ke cafe yang tadi om alexander bicarakan di kantor.saya akan menuju ke sana sekarang*.


*Felicia langsung menutup panggilan telephone nya.


Alexander yang sedang ada di rumah bersama istrinya pun di buat kaget dengan panggilan telephone dari felicia.


"Siapa pap yang telephone ? bukan nya kamu bilang hari ini kamu tidak ada pekerjaan di kantor".


Alexander terdiam memikirkan apa yang harus dia katakan kepada istrinya.


"Maafkan,papa yaa mam.papa harus menghadiri pertemuan mendadak papa harus berkerja sama dengan perusahaan lain.maafkan papa yaa mam.papa harus pergi buru-buru sekali".


Alexander lebih memilih bertemu dengan felicia daripada menghabiskan waktu bersama istrinya di rumah.

__ADS_1


"Papa mencurigai sekali,dia mau pergi ke mana yaa".


Ketika melinda mau mengikuti papa alexander tiba-tiba handphone nya bergetar.


"Kiano alexander ada apa dia mengirim pesan"


Melinda langsung membuka pesan dari kiano Alexander.


*Mama aku sekarang akan sampai ke rumah.aku pulang bersama dengan erika putri*.


*Membaca pesan dari kiano mama melinda langsung bersiap-siap untuk menyambut kedatangan Erika.


"Akhirnya, Erika mau juga datang kembali ke rumah ini".


Alexander memakai kemeja putih dia tampak lebih muda dari umur nya.


Melinda yang melihat penampilan suaminya pun langsung bertanya sinis kepada suaminya itu.


"Pap, kamu mau sebernarnya mau kemana kenapa pakaian kamu tidak seperti biasa.kamu beneran kan akan pergi untuk berkerja bukan untuk bersenang-senang".


Melinda tersebut memperhatikan penampilan suaminya itu.


"Mama jangan berpikir negatif begitu".

__ADS_1


Alexander tersenyum manis kepada istrinya.


"Baiklah, aku percaya saja.sebenarnya jika kamu tidak sibuk.hari ini kiano membawa erika pulang kembali ke rumah ini.mama mau menyiapkan makanan yang spesial untuk mereka".


Alexander langsung mencium kening istrinya tersebut.


"Maafkan papa yaa mam,papa harus cepat-cepat berangkat yaa mam".


Melinda merasa berbunga-bunga ketika suami nya.mencium kening nya.


"Papa, nggak biasa nya dia cium kening aku.semenjak kiano sudah remaja".


Melinda merasa kasmaran kembali dengan suaminya itu.


"Nanti malam aku akan menghiasi kamar tidur ku dengan bunga-bunga yang indah.supaya aku dan papa bisa seperti pasangan muda kembali.mungkin saja Kiano akan memiliki seorang adik".


Melinda tersenyum dan tertawa dengan rencana nya itu.


Alexander langsung berangkat menggunakan mobil kesayangan kiano.


Dia terlihat sangat tampan sekali seperti bukan seseorang yang sudah mempunyai anak dan keluarga.


"Semoga nona alexa tidak menunggu lama di cafe yang sudah di rencanakan sebelumnya.akhirnya dia mau memberikan nomer handphone kepada aku.ini tandanya dia mulai luluh dengan perlakuan ku selama ini".

__ADS_1


__ADS_2