
"Felicia ada di rumah dia sedang tante suruh belajar mengurus alexa sendiri an".
Rakka pun hanya berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan menuju ke rumah felicia.
"Tante boleh saya ketemu dengan Alexa di rumah ?".
Vania langsung tertawa mendengar ucapan rakka.
"Kamu itu sebenarnya kangen sama Alexa Putri Anastasya atau Felicia Antasya ?".
Rakka di buat salah tingkah lagi dengan ucapan Tante Vania.
"Ahhh,tante bisa aja ngomong nya.yaudah tante aku pergi dulu yaa".
Rakka pun langsung berlari meninggalkan toko kue dengan membawa 3 box rainbow cake kesukaan ibu nya di rumah.
Vania merasa sangat berharap besar jika felicia bisa dengan rakka.
Rakka pun langsung mengetuk pintu rumah tapi tidak di buka terus oleh felicia.
Akhirnya rakka pun langsung masuk dan ternyata felicia sedang sibuk dan kebingungan karena alexa menangis.
"Rakkaaaa, cepat ke sini tolong aku rakka.alexa nangis terus aku nggak tahu harus bagaimana ini".
__ADS_1
Rakka langsung berlari menghampiri felicia dan mengendong Alexa.
"Mungkin dia lapar,cepat buatkan susu formula untuk nya".
Felicia langsung berlari ke dapur untuk membuat kan susu formula untuk bayi nya.
"Ini rakka susu formula nya".
Dengan penuh kasih sayang rakka langsung memberikan susu formula itu kepada alexa.seketika alexa pun langsung terdiam tidak menangis lagi.
"Felicia Antasya, bagaimana kalau aku tidak datang ke sini.apa kamu akan ikutan nangis juga di saat anak kamu menangis ?".
Felicia hanya cemberut ketika rakka berkata seperti itu.
"Aku kan baru belajar yaa wajar kan kalau aku panik dan bingung harus bagaimana.lagian kan aku ini anak tunggal nggak punya adik jadi yas wajar kalau aku nggak ngerti apa-apa soal bayi menangis".
"Jangan marah-marah, jangan emosional nanti cantik nya makin nambah.kasian perempuan lain kehabisan cantik nya sama kamu".
Felicia langsung menutup wajahnya.
"Apasih, kamu rakka gombalin emak-emak anak satu.masih banyak gadis-gadis lucu di luar sana"
Rakka langsung terdiam sambil memandangi wajah cantik felicia.
__ADS_1
"Kalau aku suka nya sama emak-emak anak satu gimana ? apa nggak boleh".
Felicia langsung mencubit pipi rakka sampai rakka teriak kesakitan.dan Alexa yang sedang tertidur pulas bangun dan menangis kembali.
"Astaga, felicia kan jadi nangis lagi kan Alexa nya".
Rakka pun langsung membawa Alexa ke dalam kamar felicia untuk menenangkan kembali Alexa agar bisa tertidur kembali.
Ketika rakka masuk ke dalam kamar felicia pandangan tertuju kepada teddy bear pink raksasa yang pernah dia berikan kepada felicia.
Teddy bear itu masih sangat bagus dan di simpan di atas lemari baju felicia.
"Teddy nya aku simpan di atas lemari Karena sekarang kan ada alexa.aku nggak perlu lagi meluk Teddy bear itu kalau mau tidur".
Rakka pun langsung membalikkan badannya dan pandangan nya tertuju kepada felicia.
Felicia langsung tersenyum manis ketika rakka memandangi wajah nya.
"Aku pikir, kamu membuangnya ternyata kamu malah merawat nya.terimakasih yaa felicia Antasya kamu merawat baik pemberian dari aku.terharu banget aku sumpah felicia sampai mau nangis kaya kamu tadi waktu Alexa nangis".
Felicia pun langsung memukul pundak rakka dengan sangat keras.
"Nggak lucu yaa,rakka putra omongan kamu itu.jaga omongan kamu yaa jangan sampai aku kena babyblues syndrom karena ucapan kamu itu".
__ADS_1
Felicia Anatasya.