
Erika langsung memeluk tubuh kiano dengan erat sekali.
"Semoga impian kita berdua cepat terwujud yaa.dan setelah kita bertunangan mengenal lebih dekat lagi.semoga semakin cepat untuk melangkah ke pernikahan".
Hati Kiano langsung bergetar ketika erika berbicara tentang sebuah pernikahan.dia akan menikah dengan perempuan lain bukan dengan perempuan yang dia impikan sejak dulu.
Kiano melepaskan pelukan erat dari erika putri.
"Aku kan, masih kuliah erika.sabar menunggu aku yaa sampai aku lulus kuliah dan baru kita bicara kan lagi tentang pernikahan".
Erika langsung menggangukan kepalanya ketika mendengar perkataan dari kiano.
Iyaaa,Kiano aku akan bersabar menunggu kamu sampai lulus kuliah.tapi di saat itu umur sudah 28 tahun sudah sangat tua sekali sedangkan kamu kiano masih 24 tahun.apa tidak akan ada perempuan yang masih lucu menggoda kamu kiano ?".
Kiano langsung tertawa mendengar ucapan dari Erika.
"Jadi, perempuan super model seksi seperti Erika putri pun.punya rasa takut tersaingi dengan perempuan yang masih berwajah babyface yaa".
Erika pun langsung berdiri tidak berdekatan lagi dengan kiano.
"Semua perempuan di dunia ini pasti punya rasa takut kehilangan dengan pasangan nya.begitu juga aku apalagi kita sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah".
Mendengar perkataan dari erika.kiano langsung terdiam dan langsung teringat dengan felicia.kiano langsung merasakan jika felicia pun pasti sangat tersakiti jika dia sampai datang ke acara pertunangan nya dengan erika.
Erika langsung memperhatika Kiano yang terdiam sambil melamun.seperti sedang memikirkan sesuatu.
__ADS_1
"Kiano, kamu kenapa ? kenapa kamu jadi terdiam seperti itu seperti sedang memikirkan sesuatu hal".
Kiano yang sedang melamun langsung terkejut kaget.mendengar suara dari erika.
"Aku, tidak sedang memikirkan apapun ko".
Kiano langsung berdiri dari tempat duduk nya.
"Sebentar yaa erika, aku mau membuatkan minuman untuk kita berdua".
Kiano langsung meninggalkan erika sendiri an di ruang tamu rumah Kiano.
"Baiklah, aku menunggu di sini yaa".
Kiano langsung berjalan menuju dapur rumah nya untuk membuat kan minuman.
"Felicia pun, pasti tidak rela melihat aku bersama perempuan lain.apalagi sampai harus bertunangan .Tampa ada nya kata putus terlebih dahulu".
Kiano membuat kan minuman coffe untuk nya dan erika.selesai membuat kan Coffe Kiano membawa nya ke ruangan tamu.
Kiano melihat erika seperti sedang menahan rasa ngantuk nya dengan memainkan handphone nya.
"Erika kamu sudah sangat mengantuk seperti nya ?".
Erika menggelengkan kepalanya sambil masih memainkan handphone nya.
__ADS_1
"Yasudah,ayo silahkan di minum Coffe nya yaa."
Erika langsung meminum Coffe buatan kiano.
"Kenapa, mereka sangat lama sekali yaa.sekarang sudah hampir mau jam 11 malam tapi mereka belum juga sampai di rumah".
Erika pun langsung melihat jam di handphone nya.
"Iyaa, sudah mau jam 11 malam".
Erika pun mulai seperti menahan rasa ngantuk nya.kiano mulai memperhatikan erika.
"Erika, lebih baik kamu tidur saja di kamar tamu.nanti kalau mereka sudah datang aku bangun nin kamu yaa".
Erika pun cuman menggelengkan kepalanya berkali-kali saja.kiano pun langsung pergi ke kamar untuk membawakan bantal untuk erika.
"Kasian Erika,dia pasti lagi menahan rasa ngantuk nya.sampai minum Coffe pun dia masih ngantuk"
Ketika Kiano datang membawa kan bantal untuk erika.ternyata Erika sudah tertidur pulas di sofa ruang tamu.
Kiano langsung berlari dan membenarkan posisi tidur Erika.
"Sudah,ku duga dia pasti langsung tertidur pulas".
Kiano memandangi wajah erika yang sedang tertidur pulas di sofa.
__ADS_1
"Seperti nya aku mulai menyukai kamu erika.tapi hati kecil ku ini belum bisa melupakan felicia sepenuh nya.selalu saja ada bayang-bayang felicia di pikiran aku ini".
Kiano berbicara sambil memandangi wajah erika dan membelai rambut panjang nya.