
Felicia langsung menggangukan kepalanya dan berpamitan untuk pergi ke kamar mandi.
"Baiklah om alexander, tapi aku ingin ke toilet di sini boleh kan.karena jika aku memakai toilet yang di luar aku tidak bisa menahan".
Felicia langsung masuk ke dalam toilet khusus ruangan om Alexander.
"Licik sekali om alexander,dia takut ketahuan oleh tante melinda.dan bila saja tadi tante melinda sampai datang om alexander pasti langsung menyalakan aku.dan dia pasti berbohong besar kalau tidak bersalah".
Felicia langsung mengeluarkan sisir sekertaris nya Fransiska dan mengambil rambut panjang nya yang rontok di pindahkan ke sisir felicia.
"Wahhh, rambut Fransiska benar-benar rontok parah dan sangat panjang sekali".
Felicia memasukkan kembali sisir nya ke dalam tas.dan mengeluarkan sisir Fransiska untuk di berikan kembali.
"Sudah selesai dan semoga hari berhasil.semangat felicia anatasya".
Felicia merapikan pakaian terlebih dahulu dan rambut serta make up dan tidak lupa dia menyemprotkan parfume yang sama dengan yang di semprotkan di kemeja putih om alexander.
"Selesai, semuanya".
Felicia keluar dari toilet dia melihat om alexander sedang berjalan bulak balik tidak jelas.
__ADS_1
"Sedang apa om alexander seperti itu yaa.lucu sekali dia.pasti dia kesal karena aku terlalu lama di toilet.dia sangat ketakutan Tante melinda datang ke sini".
Felicia langsung menghampiri om alexander dan mengajak untuk segera pergi.
"Ayoo om alexander,ini sudah jam waktu makan siang nih.aku sangat lapar sekali".
Om alexander terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Hmmmm, bagaimana kalau nona alexa keluar terlebih dahulu.kalau nona alexa sudah keluar dari perusahaan ini nona alexa hubungi saya nanti saya menyusul dan mengikuti mobil nya nona alexa".
Felicia langsung memandang sinis ke wajah om alexander.
"Maksud nya om alexander,cari aman yaa biar nggak di curigai pegawai om alexander yang ada di sini.oke aku mengerti".
"Kemana yaa Fransiska,ko dia udah nggak ada di tempat kerja.aku harus cari dia dulu".
Felicia langsung berjalan menuju ke kantin perusahaan alexander.
Felicia mencari-cari Fransiska tapi belum juga ketemu.
"Haduh di mana yaa Fransiska".
__ADS_1
Felicia terus mencari nya di semua sudut kantin.
"Yaa tuhan,ini kantin apa lapangan sepak bola yaa.lega banget begini.pokoknya aku harus fokus sama perempuan rambut panjang warna pirang"
Dan akhirnya felicia pun menemukan Fransiska yang sedang menikmati makanan siang nya.
"Hah,itu dia Fransiska akhirnya ketemu juga dengan dia".
Felicia langsung menghampiri Fransiska dengan membawa sisir di tangan nya.
"Mbak,Siska aku cari mbak di tempat kerja nggak ada eh tau nya ada di kantin".
Felicia langsung memberikan sisir nya itu.
"Oh,iya maaf mbak alexa saya langsung pergi ke kantin karena sangat lapar sekali".
Fransiska langsung mengambil sisir yang felicia berikan.
"Terimakasih yaa mbak,saya pamit pergi dulu".
Felicia langsung berlari meninggalkan kantin tersebut setelah memberikan sisir tersebut.
__ADS_1
Sedangkan Fransiska memandangi terus sisir yang di pinjam oleh felicia tersebut.
"Sisir jadi wangi sekali ini, seperti nya sisir nya di cuci sama mbak alexa.sampai rambut rontok aku yang ada di sisir bersih tidak tersisa sehelai pun".