
Felicia mendapatkan pesan singkat dari om alexander.
*Nona alexa,apa nona mengirimkan baju kemeja yang nona pakai di saat kita menginap di hotel*
"Aku harus mengabaikan nya,aku sudah tidak akan lagi bertemu dengan om alexander.tapi juga harus menagih janji nya".
Ketika felicia mau berjalan ke rumah nya.dia seperti melihat mobil yang menuju ke arah toko kue nya.
"Mobil siapa itu yaa,aku tidak mengenal nya".
Felicia terdiam di pinggir jalan penasaran siapa yang ada di dalam mobil itu.
Dan ternyata yang keluar dari mobil itu adalah Kiano alexander.
Felicia di buat kaget dan memundurkan langkahnya.
"Kenapa dia berani ke sini lagi, untuk apa".
Mata Kiano begitu terpanah ketika bisa memandangi wajah felicia.dan teringat kenangan terindah semasa bersama.
"Felicia, kamu sekarang sangat berubah sekali yaa.kamu menjadi sangat cantik sekali".
__ADS_1
Felicia menjaga jarak jauh antara dia dan kiano.
"Ada apa kamu ke sini ? Masih berani kamu datang ke sini.setelah kamu menghancurkan masa depan aku kiano.aku mohon kamu pergi sekarang pergi.aku nggak mau melihat wajah kamu lagi".
Ibu vania langsung ke luar membawa alexa ketika mendengar felicia berteriak.
Felicia yang melihat ibu nya keluar rumah langsung menyuruh nya masuk ke dalam rumah nya.
"Buuu, masuk buu cepat kunci pintu nya.jangan sampai Lelaki melihat Alexa".
Tatapan Kiano begitu tajam ketika melihat Alexa.
"Jangan sampai kamu berani melangkah kan kaki kamu menuju rumah aku yaa.pergi sanaaaaa kianooooo pergiiiiiii".
Ayah felicia yang sedang sibuk di dapur langsung berlari mendengar teriakkan felicia.
Kiano masih saja melihat ke arah rumah felicia.
"Apakah dia anak yang kamu kandung.
di saat kamu datang satu hari sebelum hari pertunangan ku dengan erika putri.kamu mempertahankan felicia sampai terlahir".
__ADS_1
Tatapan tajam mata kiano berubah menjadi berkaca-kaca ketika melihat sekilas anak kandung nya.
"Dia bukan anak kamu kiano,dia bukan anak kamu.jadi aku mohon sekarang kamu pergi dari sini.dan jangan sampai kamu menginjak kaki kamu di sini.sekarang kamu urus saja rumah tangga kamu dengan perempuan pilihan orang tua kamu itu".
Dengan rasa bersalah besar Kiano membalikkan badannya dan masuk ke dalam mobil nya.
Ayah felicia langsung menghampiri anak nya.dan memeluk nya.
"Tenang nak,sabarkan diri kamu.bagaimana pun juga kiano itu ayah dari alexa.akan menjadi wali di saat Alexa besar nanti".
Ayah felicia mencoba menenangkan felicia yang terus saja menangis histeris.
Kejadian ini pun membuat semua pegawai nya menjadi tahu semuanya tentang felicia.
"Kasihan sekali ibu felicia,dia wanita yang kuat dan sabar bisa membesar anak nya sendiri dengan hasil keringat nya yang sekarang menjadi kesuksesan nya".
Ucap salah satu pegawai nya sambil meneteskan air mata nya.
Felicia langsung di bawa ke dalam rumah oleh ayah nya.
Ibu felicia pun menangis ketika melihat kiano datang kembali ke kehidupan felicia.
__ADS_1
"Untuk apa lelaki itu datang kembali ke sini.apa dia akan membawa Alexa ke keluarga nya.karena istri nya tidak mau untuk hamil.tidak akan ku biarkan cucu kesayangan ku ini di rebut oleh keluarga alexander".