Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (159)


__ADS_3

Rakka mulai menenangkan erika yang seperti sangat kesal dan emosional.


"Rakka bagaimana hubungan kamu dengan kiano sekarang ?".


Tanya erika kepada rakka yang tersenyum tipis.


"Semua gara-gara ucapan tante melinda.dia datang ke rumah dan menjelekkan felicia kepada ibu.dan yang lebih menyakitkan kiano dan tante melinda kompak bilang kalau bayi yang di kandung felicia adalah anak aku".


Erika melihat wajah rakka yang sangat kesal dengan perkataan Kiano dan tante melinda.


"Aku nggak nyangka kita sama-sama benci dengan orang yang sama.tante melinda memang sangat keterlaluan dalam berbicara.aku nggak ngerti bagaimana dengan perasaan suaminya.om alexander sangat sabar dengan tante melinda".


Erika dan rakka langsung kompak tersenyum dan tertawa dan saling bertatapan.


Tidak lama mereka mengobrol kiano tiba dan langsung menghampiri mereka berdua.


"Erika kamu ngapain di kampus".

__ADS_1


Erika langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Aku ingin menyelesaikan masalah rumah tangga kita ini.aku cape harus gimana baik yaa".


Kiano merasa malu erika berbicara masalah rumah tangga di depan rakka.


"Kita bicarakan di dalam mobil jangan di sini".


Kiano langsung menarik tangan erika untuk masuk ke dalam mobil nya.


Rakka langsung pergi meninggalkan mereka dan masuk ke dalam mobil nya.


Kiano dan Erika langsung ke luar dari mobil kiano dan berjalan menuju mobil erika.mereka berdua langsung masuk menjalankan mobilnya.


"Kita bicarakan di dalam mobil saja.jadi kamu mau bagaimana erika dengan rumah tangga kita ke depannya".


Kiano bertanya serius dengan erika.

__ADS_1


"Aku mau kita lanjutkan rumah tangga kita.tapi aku nggak mau tinggal bersama keluarga kamu begitu juga tinggal bersama di rumah aku.kita tinggal di apartemen saja atau hotel.tapi aku juga nggak mau yaa mama kamu yang super cerewet itu selalu ada di apartemen kita.kita harus mandiri jangan selalu ingin bersama orang tua".


Erika langsung melirikan mata nya ke arah wajah Kiano.


"Akan,aku bicarakan dengan mama melinda nanti di rumah".


Erika langsung merasa kesal dengan jawaban Kiano.


"Kenapa harus di bicarakan lagi dengan tante melinda yang ada pasti dia tidak setuju.kamu saja yang langsung menyiapkan semua nya.kita cukup pamitan saja untuk pergi".


Kiano merasa erika sudah tidak nyaman sekali dengan perlakuan mama melinda kepada nya.


"Erika,aku tau kamu sangat kecewa dengan perkataan dan sikap mama melinda.tapi aku mohon hargai sedikit mama melinda.kita pergi ke sana bersama dan kita bicarakan bersama".


Erika hanya terdiam dia merasa sangat kesal sekali dengan kiano yang selalu saja melibatkan mama melinda di setiap urusan rumah tangga mereka berdua.


"Terserah kamu saja kiano,tapi jika tante melinda tidak mengijinkan kita untuk tinggal berdua saja di apartemen atau hotel.lebih baik kita berpisah saja kamu dan mama kamu sama-sama memiliki sikap yang bikin banyak orang kesal.aku nggak mengerti betapa sabar nya om alexander menghadapi sikap dan perilaku Tante melinda.apa dia akan setia kedepannya dengan tante melinda".

__ADS_1


Kiano hanya terdiam mendengar perkataan erika dia menahan untuk menjawab perkataan erika putri.pandangan Kiano hanya fokus ke depan sambil menjalankan mobilnya.


__ADS_2