
Mendengar perkataan erika putri yang seperti memojokkan mama melinda.kiano langsung menyudahi sarapan pagi nya.
"Erika hari kamu mau aku antar atau kita pergi masing-masing saja ?".
Kiano langsung mengalihkan pembicaraan antara erika putri dan mama melinda.
"Seperti nya,aku bawa mobil sendiri saja kiano.karena malam ini aku pasti pulang ralut malam sekali karena banyak sekali jadwal pemotretan nya".
Erika langsung berdiri dari kursi nya.dan bersalaman dengan mama melinda dan papa alexander.
"Mama melinda dan papa alexander.aku pamit berangkat kerja dulu yaa".
Kiano mengikuti Erika putri dia langsung dengan cepat mencium tangan mama melinda dan papa alexander.
"Aku juga pamit yaa mam pap".
Kiano dan erika langsung pergi berangkat ke masing-masing tempat.
"Bagaimana ini pap,erika terlalu sibuk dengan pekerjaan nya.sampai harus pulang malam terus bagaimana dengan kiano.dan mereka berdua punya waktu bersamaan".
Mama melinda membereskan meja sarapan nya.
__ADS_1
"Itu lah resiko nya, Kiano yang masih belum lulus kuliah dan erika yang sangat sibuk dengan kegiatan model nya.sampai kapan pun Erika tidak akan pernah meninggalkan dunia model nya".
Papa alexander langsung mencium kening mama melinda.
"Papa pergi ke kantor dulu yaa mam".
Mama melinda hanya terdiam ketika papa alexander berpamitan untuk pergi ke kantor.
"Apa aku harus mengikuti papa ke kantor yaa.tapi wanita yang aku curigai dia nggak pakai parfume yang sama".
Mama melinda berjalan menuju ke luar rumah nya.dia memandangi suami dan anak-anaknya pergi.
Mama melinda mulai bersiap-siap untuk pergi ke kantor kosmetik nya.
Ketika mama melinda bersiap untuk pergi ke kantor kosmetik nya.
Ibu Melissa orang tua rakka sangat menginginkan felicia bisa menjadi model produk kecantikan nya.
"Rakka bagaimana dengan kabar felicia ? bisa kah ibu bertemu dengan dia lagi sekarang".
Rakka yang sudah tidak pernah bertemu lagi dengan felicia pun hanya terdiam.
__ADS_1
"Rakka putra,ibu nanya tentang felicia.kenapa kamu diam saja sih".
Ibu melissa langsung menghampiri rakka yang sedang memainkan handphone nya.
"Kamu kenapa ? ayo ceritakan semuanya sama ibu.ada masalah apa kamu dengan felicia ?".
Rakka langsung menyimpan handphone nya.
"Felicia Anastasya,udah nggak mau ketemu sama aku bu.dia meminta aku buat jangan terlalu sering ketemu sama anak nya.katanya kasian nanti sama alexa kedepannya.kalau nanti aku udah punya pasangan.apalagi kalau nanti aku udah berkeluarga".
Ibu melissa mengusap pundak putra kesayangannya itu.
"Hmmmm,memang maksud dari felicia itu sangat baik sekali rakka.tapi bukan nya kamu itu punya perasaan lebih kan sama felicia".
Rakka langsung kaget mendengar perkataan ibu nya.
"Percuma bu felicia nggak punya perasaan sedikit pun sama aku.nggak tau apa alasannya tapi yang pasti ini semuanya berasal dari perlakuan kiano alexander yang udah merusak masa depan dan kehidupan felicia.aku rasa felicia akan lebih memilih untuk sendiri dia nggak akan pernah memikirkan pasangan hidup".
Wajah rakka terlihat sangat sedih dan kecewa.
"Yasudah maafkan ibu yaa, kamu jadi kelihatan sedih begini.kalau begitu biar ibu saja yang datang ke toko kue felicia sekarang".
__ADS_1