Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (243)


__ADS_3

Sesampainya di rumah Alexander sudah menunggu mereka semua.


"Duduk kalian semua nya, ada masalah penting yang akan kita bicarakan."


Mereka pun semuanya duduk di ruang tamu bersama.


"Selamat Erika, kamu sekarang hamil," ucapan begitu sangat datar sekali.


Erika hanya tersenyum sambil memegang perut nya.


Melinda penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh suaminya.


"Papa sudah tahu semuanya sekarang, kalau ternyata Kiano sudah mempunyai anak sebelumnya dari perempuan lain, dan akan memberikan fasilitas yang terbaik papa sudah mengirimkan uang 100juta ke rekening felicia."


Melinda seketika langsung berdiri seakan tidak terima dengan apa yang sudah di rencanakan oleh suaminya.


"Papa, apa maksud nya ini kenapa papa dengan mudah memberikan uang ke orang yang belum tentu benar keterunan kita."


Alexander pun langsung berdiri seakan menantang istri nya.

__ADS_1


"Jika kamu tidak percaya, kita lakukan test DNA begitu juga terjadi pada kandungan Erika jika anak nya nanti sudah lahir."


Alexander langsung meninggalkan tempat tersebut. Erika semakin tersudut kan.


"Apasih, maksud nya papa ini jelas-jelas anak yang ada di kandungan Erika yaa pasti anak nya Kiano."


Erika memilih untuk pergi dan masuk ke dalam kamar nya.


Kiano langsung mengikuti istri nya tersebut.


"Erika, aku masih diam karena belum punya bukti apapun sebaiknya kamu jujur saja, sebelum semuanya terlambat."


"Apa yang harus aku lakukan sekarang, ini pasti bukan anak Kiano, apa jadinya jika media massa tahu tentang masalah ini hancur sudah karir ku dan aku akan di sebut perempuan yang tidak tahu diri, seperti om Alex sudah sangat mencurigakan aku semenjak pertemuan di hotel itu."


***


Keesokan harinya Felicia yang baru saja terbangun dari tidurnya, langsung mengecek handphone. Dia di buat terkejut mendapatkan transfer uang 100juta.


"Om Alex, transfer uang sebanyak ini untuk apa yaa, seperti nya dia sudah tahu semuanya, ini nggak boleh di biarkan aku harus mengembalikan uang ini."

__ADS_1


Felicia bergegas pergi ke rumah kediaman Kiano.


"Aku akan pergi dengan ayah, dia harus menemani aku."


Felicia langsung menemui ayahnya dan membicarakan semua nya.


Tampa sepengetahuan ibu nya Felicia dan ayah pergi ke rumah kiano pagi hari itu.


Suasana di rumah kiano sedang menikmati sarapan pagi nya, semuanya kumpul di ruangan itu.


Felicia ke dua kali masuk ke dalam rumah ini.


"Dulu aku masuk ke rumah ini untuk meminta pertanggung jawaban dari Kiano, dan aku di hina habis-habisan oleh Tante Melinda, sekarang aku datang kembali ke sini."


Felicia dan ayahnya langsung masuk ke dalam rumah itu, hal itu sangat membuat terkejut semua yang ada di depan meja makan itu.


"Sudah kuduga, kamu datang ke sini pasti merasa kurang dengan uang yang sudah di transferkan oleh suami saya, kamu datang ke sini mau minta uang lagi kan."


Felicia yang sangat emosional pun langsung membukakan isi tasnya yang ternyata penuh dengan uang, dia melempar semua uang yang ada di dalam isi tas nya di depan wajah Melinda.

__ADS_1


"Dulu Tante yang melemparkan uang-uang ini di depan wajah saya, dan sekarang giliran saya yang melemparkan uang-uang dari hasil kesuksesan saya ini, saya tidak menerima uang yang kalian berikan sudah saya transfer kan lagi, saya sanggup membesarkan Alexa dengan hasil kerja keras saya sendiri."


__ADS_2