Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (257)


__ADS_3

Di perjalanan Rakka yang terdiam tertunduk, dia tidak berani menatap wajah Felicia.


Felicia terus memandangi Rakka, dia seketika ingin tertawa melihat tingkah laku Rakka yang berubah drastis.


"Kamu kenapa,? diam terus biasanya kamu selalu banyak ngomong terus, bukan kah ini adalah yang kamu tunggu-tunggu kan."


Rakka masih saja terdiam dia tetap tidak mau memandang wajah Felicia, sampai akhirnya mereka sampai di hotel.


Rakka langsung turun dari mobil duluan,dia langsung membukan pintu mobil untuk Felicia turun.


Felicia tersenyum manis sambil memandang wajah suaminya itu, tapi Rakka masih saja cemberut dan itu pun membuat Felicia kesal.


"Yasudah kalau begitu mau nya," Felicia berjalan cepat menuju ke dalam hotel.


Rakka yang melihat tingkah laku istri tersebut langsung tersenyum.


"Wah kode keras nih, kaya nya Felicia pengen cepat-cepet sampai ke kamar hotel."


Rakka langsung berlari mengejar Felicia dan memegang tangan istri nya tersebut.


"Apasih kamu pegang segala, bukan kamu dari tadi cemberut terus sama aku," Felicia membuka pintu kamar hotel tersebut.


Felicia langsung terpesona dengan keindahan kamar tersebut dan membuat nya langsung duduk di tempat tidur nya.

__ADS_1


"Hmmmm, dia langsung aja duduk di kasur hehehe," Rakka pun menghampiri Felicia.


"Langsung yuu sayaaaaang," Rakka berbisik ke telinga istrinya tersebut.


"Langsung apa sih kamu tuh Rakka," Felicia langsung mundur menjauhi Rakka.


"Ihhhhh Feli langsung melakukan nya, masa nggak ngerti sih kamu kan udah senior sayang hehehe," Feli semakin di buat senyum dengan tingkah laku suaminya tersebut.


"Rakka lebih baik sekarang kita ganti baju dulu saja, aku ke kamar mandi dulu yaa."


Melihat Felicia meninggalkan nya, Rakka langsung berganti baju di kasur.


"Wahhh, Ibu sampai nyiapin baju tidur segala nih, ini baju tidur nya Felicia wow banget nih,"


Toook,,,,, Tookkk,,,,, Toook


"Sayang, buku pintu nya dong ini baju nya udah di siapkan nih,"


Felicia langsung membuka pintu itu sedikit dan Feli pun langsung menarik baju tersebut dari tangan Rakka.


Rakka langsung kembali ke kasur dia memainkan handphone nya sambil menunggu Felicia.


Felicia langsung menghampiri Rakka, dan tidur bersender di pundak nya, seketika Rakka langsung bergetar dan menyimpan handphone fokus pada wajah Felicia.

__ADS_1


Mereka langsung saling bertatapan dan Rakka pun mencium bibir mungil Felicia, Rakka mencium nya dengan lembut dan penuh dengan perasaan.


Felicia langsung membuka kancing baju suaminya tersebut membuat Rakka menghentikan ciumannya.


"Aku yang akan memuaskan kamu malam ini."


Ucap Felicia sambil tersenyum menggoda kepada suaminya tersebut, Rakka pun hanya bisa menikmati apa yang di lakukan oleh istrinya tersebut.


"Sayang kamu luar biasa sekali," bisik Rakka dengan lembut sekali.


Felicia hanya tersenyum sambil melihat wajah suaminya tersebut, Rakka di buat tidak berdaya dengan permainan yang di berikan oleh istrinya tersebut.


Rakka merasa orang yang paling beruntung bisa memiliki istri seperti Felicia.


"Aku sayang kamu, aku berjanji tidak akan pernah meninggalkan kamu sayang,"


Rakka memandangin wajah felicia, tapi felicia hanya tersenyum saja melihat Rakka yang menikmati permainan nya.


Rakka pun langsung mematikan lampu kamar tersebut, dan dia terus memeluk erat felicia seakan tidak ingin melepaskan diri nya dari istri nya tersebut.


Semakin malam semakin sunyi, di dalam kegelapan malam hanya terdengar suara bisikan-bisikan cinta dari mereka berdua.


Mereka berdua seakan menolak datang pagi dan ingin terus bisa bersama.

__ADS_1



__ADS_2