
Felicia mendapatkan handphone baru dan nomber handphone baru hanya untuk berkomunikasi dengan om alexander.
"Walaupun sekarang aku udah punya nomber handphone baru aku harus tetap berhati-hati. jangan sampai ketahuan oleh ayah dan ibu.aku simpan handphone baru ini di mobil saja".
Felicia langsung menyimpan nomber handphone om alexander di handphone baru nya.
Felicia langsung ke luar dari mobil nya dan segera pergi ke toko kue.
Ketika felicia di sibuk kan dengan rencananya bersama om alexander.
Erika putri pun di buat pusing dengan rumah tangga bersama dengan kiano.
"Seharusnya Kiano itu menemui aku.bukan mendiamkan aku seperti ini.kiano ketakutan sekali dengan tante melinda sampai dia lupa dengan istrinya sendiri.menyebalkan sekali".
Erika putri langsung ke luar dari kamar nya untuk bersiap bekerja.
"Erika bagaimana hasil pembicaraan kamu dengan Tante melinda kemarin ?".
Mama Riana sangat penasaran dengan hasil pembicaraan Erika dan melinda.
"Aku tidak masuk ke dalam mam,di gerbang aku di periksa seperti orang asing saja.ntah ada apa yang terjadi di keluarga itu.sampai harus mengeluarkan indentitas pribadi".
Erika langsung pergi ke luar dari rumah nya.
__ADS_1
"Ada apa lagi di keluarga alexander".
Riana memilih untuk pergi ke dapur untuk membuat kue cemilan keluarga nya.
Erika yang langsung menyalakan mesin mobil nya.handphone terus berdering kencang sekali.
Erika langsung mengambil handphone nya.
"Apasih bobby telephone aku terus.nggak ada kerjaan dia".
Erika langsung mematikan handphone nya karena merasa terganggu dengan telephone dari bobby.
"Seperti nya aku yang harus mengalah,aku yang harus menemui Kiano di kampus nya".
Erika keluar dari mobil nya dan mencari mobil Kiano di parkiran kampus tersebut.
"Mana yaa mobil Kiano".
Erika terus mencari mobil Kiano dan akhirnya mobil kiano ketemu.
"Ini dia mobil nya,tapi aku harus menunggu nya sampai kapan yaa.untung saja nomber handphone kiano masih ada di handphone aku.walapun aku udah ganti nomer handphone".
Erika mencoba untuk menghubungi nomer handphone Kiano dengan nomber Erika yang baru.
__ADS_1
"Ahhh, nggak di angkat terus telephone dari aku nya.mungkin karena nomber handphone baru yaa".
Erika duduk di kursi dekat dengan mobil Kiano.
Tiba-tiba datang rakka yang sudah selesai kuliah nya.
Erika yang sedang tertunduk sambil memainkan handphone nya.
"Erika putri, kamu sedang apa di sini".
Erika langsung melihat ke wajah rakka.
"Oh,rakka aku di sini sedang menunggu kiano pulang kuliah".
Rakka langsung menghampiri erika putri.
"Apa permasalahan kamu dengan kiano sudah selesai ?".
Erika langsung cemberut dan menghela nafas panjang nya.
"Belum, semuanya semakin rumit sekali rakka.tante melinda datang ke rumah menceritakan tentang felicia yang minta pertanggung jawaban dari kiano.sedangkan mama riana tidak mengetahui sebelumnya permasalahan itu aku mencoba untuk menutupi nya.tapi tante melinda malah menceritakan kepada mama.semuanya jadi kacau begini.mama tidak mau kalau Kiano tidak mau bertanggung jawab jika benar itu anak kandung dari kiano".
Erika merasa sangat kesal wajah nya tidak bisa di tutupin rasa kekesalan nya.
__ADS_1
"Tante melinda masih saja menyimpan dendam kepada felicia.padahal felicia sudah tidak menggangu keluarga nya".