
Felicia langsung berjalan pergi untuk menunggu kiano.
Tidak harus menunggu lama ternyata Kiano sudah ada dan menunggu felicia.
Felicia langsung berlari menghampiri mobil Kiano.
Kiano langsung membuka pintu mobil nya.
Dan felicia pun langsung masuk dan duduk.
"Felicia, kamu cantik sekali memakai dress itu".
Kiano tersenyum melihat wajah cantik felicia.
"Jadi kita mau kemana Kiano,ayo cepat aku tidak mau terlalu lama".
Kiano langsung menyalakan mesin mobil nya.
"Kita pergi ke kontrakan aku saja,rakka sedang ada kuliah pagi sampai malam".
Felicia langsung menganggukan kepalanya.
Di perjalanan kiano hanya terdiam dia fokus menyetir mobilnya.
Felicia memperhatika wajah kiano.dia tidak bisa membohongi perasaannya kalau dia sangat merindukan Kiano.
Sesampainya di kontrakan kiano dan rakka.
Suasana di sana sangat sepi sekali karena kebanyakan yg ngontrak atau ngekos semua pada berangkat untuk kuliah.
Felicia langsung turun dari mobil kiano.dia melirik kanan kiri depan belakang tidak ada orang satu pun.
"Kalau pagi emang sepi tapi kalau malam rame banget".
Kiano langsung menuntun tangan felicia untuk masuk ke dalam.
__ADS_1
"Kamu di sini, fasilitas nya bagus sekali ini bukan seperti kontrakan.semuanya serba ada".
Felicia mulai melihat ke dalam ruangan.
Kiano menarik felicia ke dalam kamar nya dan langsung memeluk nya.
"Aku kangen banget sama kamu felicia".
Felicia yang merasakan hal yang sama pun memeluk erat kembali Kiano.
Felicia tidak menjawab ucapan Kiano dia hanya menganggukan kepalanya berkali-kali.
Kiano melepaskan pelukan dengan perlahan.
"Felicia, maafkan aku sayang.aku harus jujur kepada kamu kalau aku bulan depan akan bertemu dengan perempuan pilihan mama itu".
Mendengar perkataan Kiano felicia langsung melepaskan pelukan nya.
"Felicia, kamu sabar dulu yaa.aku nggak bakalan menghianati cinta kita aku janji sayaaaaang janji".
"Apa, yang terjadi di bulan depan itu.apa kamu hanya bertemu saja dengan perempuan pilihan orang tua kamu.atau akan terjadi hal yang lain".
Kiano langsung memeluk kembali felicia.
"Aku, akan bertunangan dengan nya felicia".
Felicia langsung menangis hatinya seketika sakit mendengar ucapan dari kekasihnya itu.
"Kamu, akan bertunangan dengan nya.dan kamu akan meninggalkan aku demi perempuan pilihan orang tua kamu".
Kiano langsung berlutut di depan felicia.
"Aku tidak akan meninggalkan kamu felicia.aku hanya cinta dan sayang sama kamu.percaya lah felicia percaya lah".
Felicia membangun kan kiano yang berlutut di hadapan nya.
__ADS_1
"Bangun Kiano,tatap mata aku dan berjanji kamu akan selalu bersama aku".
Kiano langsung memandangi wajah felicia dengan mata yang berkaca-kaca.
"Iyaa sayang, aku berjanji".
Mereka pun langsung berpelukan kembali.
Suasana yang sangat sepi membuat mereka merasa bebas meluapkan kerinduan mereka.
Sampai mereka berdua tidak sadar mereka berpelukan sambil tertidur di tempat tidur kiano.
Wajah mereka pun saling bertatapan.
Ketika felicia ingin mengakhiri pelukan Kiano.
Kiano langsung melakukan hal yang membuat felicia tidak berdaya.
"Kiano,apa kita akan melakukan nya lagi".
Ucap felicia dengan suara yang bergetar.
Kiano tidak menjawab nya dia hanya melakukan hal yang di inginkan nya.
Felicia se akan tidak bisa menolak nya.
Mereka pun melakukan nya dengan perasaan sama-sama suka.
Berkali-kali mereka melakukan nya di kamar yang sepi tidak ada orang sama sekali.
Sampai felicia pun merasa menyerah dan lemas sekali dengan yang di lakukan oleh Kiano.
"Sudah,ahhh Kiano sudaaaaaaahhhhh"
Tapi Kiano seakan tidak mendengar perkataan felicia.
__ADS_1