
Melissa langsung menghampiri felicia dan memegang tangan nya.
"Felicia,tante memiliki produk kecantikan yang bernama beauty kosmetik.tante rasa kamu bisa menjadi model produk kosmetik tante.kamu sangat cantik dan menarik sekali".
Felicia hanya terdiam dia tidak berani menjawab pertanyaan tante melissa.karena dia sudah memiliki anak bukan seorang gadis seperti kebanyakan para model yang aja.
Rakka langsung menghampiri felicia dan menanyakan jawaban nya.
"Bagaimana felicia kamu mau jadi model iklan produk kosmetik ibu aku ?".
Felicia langsung menjawab pertanyaan tante melissa.
"Aku, sudah mempunyai anak tante.terus juga aku mempunyai masalah besar dengan keluarga alexander.apa jadi jika tante melinda tau aku jadi model iklan produk kosmetik tante.dia pasti habis-habisan menghina tante dan produk kosmetik tante jadi kena imbasnya".
Melissa merasa sangat kasian sekali dengan felicia.
"Melinda, dia memang sangat jahat sekali kalau sudah merendahkan harga diri seseorang.kamu yang sabar yaa felicia".
__ADS_1
Melissa langsung memeluk felicia seperti memeluk anaknya sendiri.
Felicia membalas pelukan erat tante melissa sambil tersenyum.
Rakka merasa sangat terharu melihat kedekatan ibu nya dengan Felicia.walapun mereka baru saling mengenal.
"Terimakasih,tante baik sekali.padahal tante dan aku sangat berbeda Level.tante dari keluarga yang bercekupan dan juga berpendidikan tinggi.sedangkan cuman dari keluarga sederhana".
Melissa memandang wajah felicia yang seperti ingin menahan untuk menangis.
"Felicia, kamu sudah cantik pintar dan sukses dalam berbisnis.rakka pun belum bisa seperti kamu mengembangkan usaha sendiri sampai bisa sesukses seperti ini".
"Tapi aku bukan perempuan baik tante.aku mempunyai anak tapi tidak mempunyai suami.semua terjadi karena aku yang terlalu percaya dengan perkataan lelaki".
Melissa memegang ke dua pipi felicia yang tertunduk malu.
"Jadi kan ini pelajaran untuk ke depan nya.di saat kamu mendidik anak kamu nanti.jangan selalu merasa bersalah karena ini juga bukan kesalahan kamu saja.ini kesalahan kalian berdua.sudah yaa jangan selalu merasa bersalah".
__ADS_1
Felicia mulai bisa tersenyum kembali dan menatap wajah ibu nya rakka.
"Terimakasih tante, sangat bijak dan baik sekali.beruntung sekali rakka memiliki ibu seperti tante melissa".
Felicia melirikan mata nya kepada rakka.
"Rakka juga sangat baik sekali kepada aku tante.dia mau mendengarkan semua nya.dia selalu ada di samping aku dan membela aku di saat keluarga alexander selalu menyalakan aku.rakka yang membela aku sampai aku melahirkan pun.rakka yang ada di samping aku tante.aku tidak tau apa yang harus aku lakukan untuk membalas semua perbuatan kebaikan rakka kepada aku".
Melissa langsung tersenyum kepada rakka.
"Apa benar itu semua yang di katakan felicia itu rakka ? kamu sampai berani menemani proses persalinan felicia ? ibu tidak menyangka kamu yang sangat takut dengan darah.bisa melawan ketakutan kamu itu demi felicia ?".
Rakka tersenyum tipis tidak berani menjawab pertanyaan ibu nya.
"Serius itu rakka,yaa tuhan maafkan aku rakka aku nggak tau kalau punya phobia seperti itu.aku sangat menyesal dan meminta maaf sekali".
Melissa langsung merangkul rakka yang memilih menundukkan kepalanya.tidak berani menatap felicia.
__ADS_1
"Semua yang di lakukan rakka, pasti ada alasan nya.dia tidak mungkin bisa melakukan itu semua jika ada alesan dan harapan".