Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (43)


__ADS_3

Setelah mereka saling mengobrol rakka berpamitan kepada kiano karena dia ada kuliah siang.


"Kiano,gue pulang dulu yaa bentar lagi gue ke kampus.loe baik-baik jaga kesehatan jaga diri jaga hati pula selalu berpikir positif"


Rakka langsung membuka pintu kamar Kiano dan segera keluar dari kamar Kiano.


Kiano langsung mengikuti rakka mengantarkan rakka sampai ke luar dari kamar nya.


Kiano melirik ke arah erika ternyata perempuan itu masih saja ada di rumah nya.


Belum juga pergi meninggalkan rumah Kiano.


Rakka langsung berpamitan kepada mama melinda orang tua kiano.


"Tante,aku pamit pulang dulu ya tante aku ada kelas kuliah siang ini ?".


Rakka langsung bersalaman dengan mama melinda.


"Oh,baik lah rakka hati-hati yaa di perjalanan nya dan semangat terus kuliah nya.dan kamu kiano kapan kelas kuliah kamu jangan sampai kamu jadi malas untuk kuliah dan jangan sampai kamu di keluarkan dari kampus".


Rakka langsung tersenyum melirik ke arah Kiano.

__ADS_1


"Aku,ada kelas kuliah sore mam.tenang aja aku gabakalan sampai di keluarin dari kampus kok.yaaa walaupun beban pikiran aku berat sekali".


Kiano berkata sambil melirik sinis ke wajah erika.


Se akan-akan menyindir kepada erika.bahwa erika adalah beban terberat untuk Kiano.


"Yasudah yaa tante, daripada berdebat aku permisi pulang dulu".


Rakka langsung pergi meninggalkan rumah Kiano dengan cepat.


"Kiano, sekarang kamu mau kemana ? apa kamu tidak akan mengajak erika jalan-jalan kasian dia mungkin dia ingin pergi bersama kamu kiano supaya ikatan cinta kalian semakin dekat Kiano ?".


"Aku sibuk mam,mau istirahat sebentar lagi aku juga mau pergi ke kampus mam jadi kalau mau pergi jalan-jalan nanti lagi aja yaa kalau hari libur".


Kiano langsung pergi kembali ke dalam kamar dan langsung mengunci pintu kamar nya.


"Sudah yaa tante,aku nggak apa-apa ko tante wajar sekali jika kiano bersikap seperti itu sama aku.aku bisa sangat mengerti sekali dengan keadaan Kiano saat ini".


Melinda langsung memeluk erat Erika putri.


"Ahhhhh Erika putri, kamu memang perempuan terbaik pilihan tante kamu sungguh perempuan yang sangat dewasa dan penyabar sekali erika.kamu mau menerima sikap kurang dewasa nya kiano.tante minta maaf yaa Erika".

__ADS_1


Erika melepaskan pelukan erat mama melinda dan tersenyum.


"Sudah yaa tante melinda jangan terlalu berlebih-lebihan memuji aku.aku kan jadi malu".


Tampa mereka sadari ternyata kiano membuka kunci pintu kamar nya.


Dan membuka sedikit pintu kamar nya melihat pemandangan erika dan mama melinda berpelukan.


"Pintar sekali erika merebut hati mama.sampai segala berpelukan kaya Teletubbies gitu.emang bahaya banget ini perempuan".


Kiano langsung menutup kembali pintu kamar nya dan mengunci nya kembali.


"Apa yang harus gue lakukan,hari pertunangan semakin dekat terus gue harus berbuat apa supaya gue nggak jadi bertunangan dengan erika.gue harus bener-bener berpikir bagaimana cara nya".


Kiano terus memandangi foto Felicia Antasya yang dia simpan di handphone nya.


"Padahal felicia,dia perempuan baik dan manis lemah lembut dia juga sangat sopan sekali cantik pula pintar juga.cuman karena dia dari keluarga sederhana mama jadi nggak suka sama dia".


Lagi-lagi Kiano melamun di depan jendela kamar nya dan memandangi pemandangan yang ada di sekitar rumah nya.


"Gara-gara gue mikirin pertunangan ini.gue jadi lebih banyak ngelamun di rumah di kampus pun gue nggak fokus sama sekali buat belajar di kampus"

__ADS_1


__ADS_2