
Felicia berniat untuk segera pergi dari rumah itu, dia melirikan mata nya melihat Erika memegang terus perutnya.
"Dasar kamu perempuan licik, kamu seperti ini hanya ingin mendapatkan yang lebih dari keluarga kami kan, bermimpi ingin anak kamu itu bisa mendapatkan fasilitas seutuhnya di rumah ini tapi sayang sekali sekarang Erika sedang mengandung anak dari Kiano."
Felicia langsung membalikkan badannya dan menghampiri Tante Melinda.
"Dengar yaa Tante, saya berani untuk test DNA Alexa jika di pikiran Tante saya cuman berpura-pura supaya ingin mendapatkan harta keluarga ini, dan apakah Tante juga yakin jika anak yang di kandung oleh menantu Tante tercinta itu adalah anak dari Kiano, aku punya bukti ketika dia bersama lelaki di sebuah cafe, tapi percuma saja karena rasa benci Tante yang terlalu dalam dengan saya Tante pasti lebih memilih untuk hidup bersama cucu hasil perselingkuhan."
Ucapan Felicia membuat semua yang ada di sana terkejut, Kiano mencoba menghampiri Felicia tapi di tahan oleh Mama nya.
"Feliciaaaa, kamu punya bukti apa buktikan semua ucapan kamu tadi."
Felicia dengan rasa puasnya hanya tersenyum kepada Kiano, sambil berjalan meninggalkan rumah tersebut.
"Kiano, kamu jangan mudah percaya dengan perkataan perempuan itu dia hanya ingin membuat hancur rumah tangga kamu saja, sudah jangan kejar perempuan itu, ingat di sini ada istri kamu yang sedang hamil."
Kiano langsung melirik sinis kepada Erika, seketika Erika pun semakin panik dan menghampiri Tante Melinda.
__ADS_1
"Lebih baik kamu yang jujur sekarang, atau aku yang cari bukti itu sendiri."
Melihat pertengkaran tersebut, Alexander memilih untuk pergi meninggalkan mereka.
"Lebih baik aku pergi, karena percuma aku bercerita yang punya bukti hanya Felicia, lebih baik aku diam saja berangkat ke kantor".
Kiano memilih untuk pergi dari rumah untuk menenangkan pikiran nya.
Erika menangis histeris di depan Melinda, dia seperti meminta perlindungan karena hanya Mama Melinda yang percaya dengan nya.
"Mama, percaya aku kan mam ini beneran anak Kiano mam aku tidak selingkuh mam aku sangat sayang kepada Kiano."
"Sudah kamu tenang yaa sayang, semuanya pasti baik-baik saja yaa".
Melinda mencoba menenangkan perasaan Erika putri.
Felicia menjalankan mobilnya dengan mata yang berkaca-kaca.
__ADS_1
"Felicia, bukti apa yang kamu punya apa itu benar kalau istri Kiano itu berselingkuh.?"
Tanya ayah Felicia sangat penasaran.
"Aku pernah melihat Erika sedang bermesraan dengan Bobby Mahendra di cafe, dan kebetulan aku ada di belakang meja mereka dan aku pun mempunyai foto kebersamaan mereka."
Felicia memberikan handphone nya kepada ayah nya.
"Coba ayah cari saja di galeri handphone aku, kalau ayah masih belum juga percaya."
Ayah Felicia langsung mencari foto tersebut dan menemukan nya.
"Dulu Kiano meninggalkan kamu demi perempuan cantik ini, dan sekarang perempuan ini malah selingkuh dengan lelaki lain."
Felicia tersenyum sambil mengambil kembali handphone nya.
"Apa ini yang di namakan karma, apa yang di taman maka itu yang akan dia nikmati hasilnya."
__ADS_1
Felicia sampai di depan rumah nya dia turun dari mobil nya, dan melihat ada mobil Rakka di depan toko nya.
"Ada apa Rakka ke sini, kenapa seperti bersama banyak orang ya."