Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (87)


__ADS_3

Di perjalanan pulang kiano sangat emosional dengan perkataan rakka terhadap dirinya.


"Rakka,gue nggak nyangka loe bisa gitu sama gue.loe ngehianatin persahabatan kita".


Kiano mempercepat laju kendaraan karena terbawa emosional oleh rakka.


Tiba-tiba handphone nya berdering seperti panggilan telephone masuk.


"Siapa lagi yang telephone gue".


Kiano memberhentikan terlebih dahulu mobil nya.dan melihat siapa yang menelephone nya.


"Erika putri".


Kiano langsung mematikan handphone nya. ketika tau bahwa yang menelephone nya adalah Erika putri.


"Mau ngapain sih,dia telepon gue segala bikin gue tambah emosional aja".


Kiano melanjutkan perjalanan kembali menuju rumah nya.

__ADS_1


"Pasti erika udah ada di rumah nih.nungguin gue nih.ahhhhh males deh gue".


Dan seperti yang Kiano sudah tebak ternyata mobil Erika sudah ada di depan rumah nya.


"Tuhkan, mobil nya erika udah ada di depan rumah gue.apa gue bilang tadi ini perempuan ngggak bisa kalau nggak ketemu sama gue".


Kiano langsung turun dari mobil nya dan berjalan sangat lambat menuju ke pintu rumah nya itu.


Ketika Kiano masuk ke dalam erika sedang menunggu nya.erika menggangukan baju yang sangat transparan sekali seperti untuk menggoda kiano.


Kiano pun di buat kaget dengan penampilan Erika Putri itu di rumah nya.


Erika langsung menghampiri kiano yang mau berjalan ke arah nya.


Ucap erika dengan suara yang sangat manja sekali.se akan sedang menggoda kiano.


"Kamu sendirian di rumah ? mama sama papa ke mana ko nggak ada di rumah ?".


Kiano melirik-lirik ke kanan dan ke kiri mencari mama melinda yang tidak ada di rumah.

__ADS_1


"Mama melinda dan mama riana ada acara pernikahan anak sahabat nya.sedangkan papa Alexander ada tugas di luar kota".


Erika langsung merangkul Kiano dengan mesra sekali.


"Terus kamu sendiri,kenapa kamu ada di sini kenapa kamu nggak ikut dengan mereka ?. kamu malah diem di sini sendiri.kalau aku sampai nggak pulang kamu di sendirian Erika".


Erika pun langsung memegang ke dua pundak Kiano dan mereka pun saling bertatapan wajah dengan jarak yang sangat dekat.


"Karena aku di suruh mama melinda untuk menemani kamu di rumah.maka nya aku tadi telephone kamu supaya kamu bisa cepat-cepat pulang kiano sayang".


Kiano merasa tidak nyaman dengan perlakuan erika yang sangat berani terhadap nya.tapi hal itu tidak membuat kiano ***** kepada erika tapi malah membuat kiano takut dengan erika.


"Erika putri,bisa kah kamu itu bersikap normal saja.tidak seperti ini membuat aku takut melihat nya saja".


Erika pun langsung melepaskan tangan nya yang memegang erat di pundak kiano.


"Aku lagi cape banget, jadi percuma saja kamu mau menari sexy di hadapan ku.aku nggak bakalan ***** sama kamu.sudah sana ganti pakaian kamu dulu.memamalukan sekali jadi perempuan".


Kiano langsung meninggalkan erika putri di ruangan tamu.kiano berjalan menuju ke pintu kamar nya.

__ADS_1


Sebelum Kiano membuka pintu kamar nya.kiano melambaikan tangan nya kepada erika putri dan langsung masuk ke dalam kamar nya.


Erika pun di buat sangat kesal oleh perlakuan Kiano kepada nya.seperti tidak di anggap oleh kiano dan di buat malu oleh kiano.


__ADS_2