Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (62)


__ADS_3

Kiano mulai menghubungi rakka dengan cara melephone nya.


Mendengar handphone nya berdering rakka langsung mengambil handphone nya itu.


"Kiano Alexander,mau apa lagi dia pasti punya masalah baru lagi ini anak".


Rakka langsung menerima panggilan telephone masuk dari kiano Alexander.


"Iya Kiano ada apa lagi ?".


{"Heh,rakka loe ada di mana gue pengen ketemu sama loe nih.gue kangen banget".}


{"Hilih kagen banget,gue udah tau pasti loe lagi ada masalah yang bakalan loe ceritakan ke gue cerita yang pasti panjang kali lebar kan".}


{"Ih,loe rakka.seriusan nih gue pengen ketemu".}


{"Oke,kita ketemuan di tempat biasa.jangan di rumah gue yaa".}


{"Oke rakka, gue siap berangkat sekarang".}


Rakka langsung mematikan panggilan telephone dari kiano.


"Hah kiano, kalau bukan temenan dari kecil males banget deh gue".


Rakka langsung berangkat dengan mobil mewah nya.


Di perjalanan rakka merasa kangen dengan rainbow cake milik felicia.


"Gue jadi kepengen makan rainbow cake nya felicia nih.apa gue mampir dulu yaa ke toko kue nya felicia.kalau sore gini pasti Tante Vania yang nungguin toko nya.oke deh gue pergi ke toko kue nya felicia dulu nggak usah laporan dulu sama kiano.biarin dia nunggu lama".


Rakka langsung melanjutkan perjalanan nya untuk pergi ke toko kue felicia dulu.


Sesampainya di depan toko kue felicia.rakka langsung masuk ke dalam toko tersebut.


"Selamat sore tante vania".


Rakka tersenyum sambil mengucapkan salam kepada Vania.


"Oh selamat sore juga rakka.ada apa yaa ? tumben kesini apa mau bertemu dengan felicia ?".


Ucap vania yang bertanya kepada rakka untuk apa tujuan nya ke sini.


"Ahhh, tidak tante saya ke sini ingin membeli dua box rainbow cake tante.saya suka sekali dengan rainbow cake nya buatan tante".


Rakka tersenyum malu-malu saat berbicara kepada vania.


"Ohh,oke sebentar yaa rakka.tante siapkan dulu rainbow cake nya.kamu duduk dulu yaa sebentar".


Rakka menunggu sambil duduk di depan etalase kaca tempat penyimpanan kue.

__ADS_1


Rakka melirik-lirik ke kanan dan ke kiri dia mencoba mencari felicia anatasya.


"Tumben felicia,dia nggak ada di toko kue nya.biasanya dia suka ada di sini".


Vania datang membawa pesanan rainbow cake milik rakka.


"Ini rakka dua box rainbow cake nya.silahkan di bawa".


Rakka langsung mengambil rainbow cake pesenanan nya sambil memberikan uang nya.


"Terimakasih banyak tante,oh iya Tante ko saya nggak lihat felicia yaa tante biasanya dia suka ada nongkrong di sini".


Vania langsung menarik nafas panjang nya.


"Akhir-akhir ini,tante merasakan ada yang aneh dengan tingkah laku felicia.bukan Karena Kiano tapi dia jadi suka makan mangga yang mentah di pagi hari terus dia cepet mengantuk dan selalu mengeluh ngomong cape dan langsung pulang untuk tidur".


Rakka langsung kaget mendengar perkataan dari tante vania tentang felicia.


"Oh, begitu ya tante.mungkin memang felicia sedang cape karena terlalu sibuk di toko".


Tiba-tiba handphone rakka berdering sangat kencang.


"Sebentar yaa tante, seperti nya ada panggilan telephone masuk".


Rakka langsung mengeluarkan handphone nya dari saku celana nya.


Dan ternyata itu panggilan telephone masuk dari kiano Alexander.


"Kenapa tidak di jawab panggilan telephone rakka ? siapa tau itu penting".


Rakka pun mulai kehabisan alasan untuk menjawab pertanyaan dari tante vania.


"Hmmmm,tante boleh nggak saya ketemu dengan felicia tante".


Rakka meminta ingin bertemu dengan felicia kepada Tante vania langsung tanpa basa-basi terlebih dahulu.


Vania terdiam sejenak ketika rakka meminta ingin bertemu dengan felicia.


Tapi sejak pertama kali bertemu dengan rakka vania memang memandang rakka sebagai lelaki yang baik.


"Hmmm, boleh saja rakka silahkan felicia sekarang sedang ada di kamar nya.semoga dengan kedatangannya kamu felicia bisa terbangun dari tidur nya yang berjam-jam".


Rakka langsung kaget ketika Tante Vania mengijinkan rakka langsung bisa bertemu dengan felicia.


Beneran nih tante, aku bisa ketemu sama felicia ? tante nggak marah kan sama aku".


Vania hanya tersenyum dan berkata kepada rakka.


"Sana pergi, mungkin dengan kehadiran kamu dia mau cerita semuanya".

__ADS_1


Tampa berpikir panjang rakka langsung berjalan menuju ke rumah felicia yang jarak nya tidak jauh dari toko kue nya.


"Kiano pasti lagi kesel, nungguin gue datang kelamaan udah nggak apa-apa dia yang butuh gue yaa dia yang harus sabar nungguin gue".


Rakka langsung mengetuk pintu rumah felicia dengan sangat kencang.karena rakka tau kalau felicia sedang tidur seharian.


Felicia merasa terganggu dengan suara ketukan pintu rumah nya yang sangat keras sekali.


Dan akhirnya felicia terbangun dari tidur pulas.


"ihhhh,siapa sih.kalau ibu biasanya juga langsung masuk nggak pernah ketuk pintu segala ini siapa sih".


Felicia langsung berjalan menuju ke pintu depan rumah nya.


Dan ternyata yang datang ke rumah nya itu adalah rakka.felicia langsung kaget kenapa rakka bisa ada di depan pintu rumah nya.


"Rakka,ko kamu di sini ? kamu ngapain di sini ? kamu datang ke sini sendirian kan nggak dengan kiano kan".


Felicia sangat panik dia sampai melirik ke kanan dan ke kiri mencari Kiano.


"Aku datang sendirian felicia, tenang aja aku nggak sama kiano.gue datang ke sini niatnya nih liat mau beli rainbow cake tapi ternyata sama tante vania di suruh ngebangunin felicia anatasya yang seharian tiduran terus".


Felicia langsung tertunduk malu mendengar perkataan rakka.


"Ayo rakka, silahkan duduk kita mau ngobrol di mana di dalam atau di luar".


Rakka langsung membalikkan badannya ke belakang ternyata Tante Vania memantau mereka dari toko kue.


"Kita ngobrol di sini saja fel,di luar soalnya Tante Vania ngeliat kita terus tuh".


Mata felicia langsung tertuju ke arah toko kue sambil tersenyum.


"Felicia, sebenarnya kamu itu kenapa ? setelah Tante Vania cerita tentang sikap kamu yang memdadak berubah itu apa karena kiano ?".


Felicia hanya terdiam tidak berani menjawab pertanyaan dari rakka.


Rakka pun tiba-tiba langsung memegang tangan felicia.


"Fel, kalau mau cerita coba ceritakan semuanya soalnya antara aku dan kiano udah nggak ada rahasia lagi.semuanya nggak ada yang di tutupin Kiano selalu ceria semuanya.dan jangan takut aku bisa jaga rahasia kalau jangan sampai ada yang tahu".


Felicia pun mulai gelisah dia seakan ingin mengatakan semuanya kepada rakka tapi dia takut rakka cerita dengan kiano.


"Oke, felicia aku yang mulai duluan.ketika kamu dan kiano bersamaan di dalam kontrakan sebenarnya aku pulang ke kontrakan itu.dan aku nggak sengaja melihat kalian berdua tidur bersama Tampa sehelai pakaian Karena pintu kamar Kiano terbuka.dan di saat itu aku memutuskan untuk pergi dari kontrakan itu dan memilih untuk kembali tinggal di rumah orang tua aku.


Mata felicia langsung berkaca-kaca ketika mendengar semua pengakuan dari rakka.


"Rakka,aku mohon jangan ceritakan ini kepada siapa pun rakka.aku mohon sekali.aku sangat menyesal melakukan itu bersama kiano".


Felicia terus memohon kepada rakka sambil menangis.

__ADS_1


"Felicia, kamu tahan emosi kamu jangan sampai kamu menangis begini nanti kalau ibu kamu tau.bisa ketahuan apa yang kita bicarakan ini".


Felicia pun menghapus air mata nya dengan tangan nya sambil bergetar menahan rasa ketakutan nya.


__ADS_2