
Sesampainya di depan rumah kiano.erika masih memasang wajah yang sangat kesal kepada Kiano.
"Erika, jangan membuat beban ku semakin banyak.jangan buat mama jadi marah besar lagi dengan aku.tolong bersikap manis dan buat mama bahagia".
Kiano memberikan cermin kepada erika.
"Untuk apa cermin ini Kiano ?".
Erika bertanya kebingungan ketika kiano memberikan cermin kepada nya
"Tancap lagi make up nya,biar keliatan lebih fresh lagi.supaya mama lihat kamu happy hari ini".
Erika langsung mengikuti apa kemauan Kiano.
"Sudah, bagaimana penampilan aku sekarang cantik bukan ?".
Erika tersenyum manis memperlihatkan hasil make up nya kepada Kiano.
"Sama aja, nggak berubah menjadi se cantik aktris Korea Han Soo Hee".
Erika di buat kesal kembali dengan perkataan Kiano.
"Stop, jangan banyak ngomong lagi.ayo kita turun dan bersikap manis di depan mama".
Erika dan Kiano turun dari mobil Kiano mengandeng tangan Erika.
Erika langsung tersenyum kepada kiano dan dia merasa sangat bahagia sekali.
"Mam,kita sudah pulang dan sudah membeli cincin pertunangan untuk kita bulan depan".
__ADS_1
Melinda langsung tersenyum bahagia melihat Erika dan Kiano terlihat sangat bahagia dan romantis dengan kiano menggandengkan tangan nya kepada Erika.
"Yaampuun,kalian serasi sekali cantik dan tampan seperti putri dan pangeran".
Kiano langsung tersenyum terpaksa mendengar perkataan mama melinda.
"Yasudah ya mam,aku pamit pulang dulu ke kontrakan yaa mam".
Kiano langsung berpamitan dan bersalaman kepada mama nya.
Karena tidak mau mendengar perkataan mama melinda.
Kiano langsung berlari ke luar rumah dan masuk ke dalam mobil.
"Kiano anak itu aneh sekali, tidak ada rasa cape sama sekali".
Ucap mama melinda melihat kiano yang memilih untuk pergi ke kontrakan nya.
"Aku sangat merindukan felicia,apa dia masih mau bertemu dengan aku yaa".
Kiano mencoba menghubungi felicia tapi nomer telephone felicia tidak aktif.
"Koo nggak aktif sih, jangan sampai dia ganti nomer telephone nya".
Kiano langsung melanjutkan perjalanan menuju kontrakan nya.
Sesampainya di kontrakan kiano kaget tidak ada mobil rakka.
Kiano langsung turun dari mobil nya dan masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
Kiano membuka pintu kamar rakka dan ternyata sudah tidak ada barang-barang punya rakka.
"Kemana dia, kenapa dia pergi nggak pamitan dulu".
Ketika kiano mau keluar dari kamar rakka ada tulisan kertas yang di tempel di tembok kamar rakka.
"Tulisan apa itu di kertas".
Kiano langsung mengambil kertas putih itu dan membaca nya.
Sorry Kiano gue milih pergi dari kontrakan ini,gue lebih memilih untuk tinggal bersama orang tua gue.
Membaca surat kertas dari rakka kiano langsung menghubungi rakka.
"Ahhhhh,nggak aktif rakka gimana sih kalau punya niat pergi dari kontrakan ini yaa bareng-bareng.bukan malah maen kabur sendiri".
Kiano mulai bingung dia nggak mungkin tinggal sendiri di kontrakan ini.
Niat dia tinggal di sini supaya menjaga jarak dari perempuan pilihan orangtua nya itu.
"Masa,gue harus balik lagi ke rumah yang makin dekat hubungan gue sama erika".
Kiano langsung membuka pintu kamar nya dan pergi beristirahat.
Ke esokan harinya Kiano terbangun dari tidur nya tampa ada rakka yang biasanya membangunkan nya.
"Nggak ada, pilihan lain gue juga harus pindah hari ini dari kontrakan yang sepi ini".
Kiano langsung berkemas barang-barang yang di perlukan saja.
__ADS_1
"Pulang dari kampus,kaya nya langsung beresin semua barang dan pergi dari sini".
Kiano mulai mandi dan bersiap untuk pergi ke kampus nya.