
Kiano langsung masuk ke dalam rumah nya.dia di perlakuan seperti anak kecil oleh mama melinda.
"Mam,aku cape dengan sikap erika yang tidak menghargai aku sebagai suami nya.tidak pergi ninggalin aku se enak nya.tampa memikirkan bagaimana perasaan aku sekarang".
Kiano langsung menghubungi nomer telephone Erika putri.tapi tetap saja nombernya tidak aktif.
"Mama liat kan,aku telephone nomber handphone tidak aktif terus.aku udah bingung mam aku harus bagaimana lagi".
Kiano sudah terlihat sangat putus asa dia memikirkan bagaimana dengan rumah tangga nya kedepan nya.
"Semenjak Erika putri pergi dari rumah.pikiran aku kacau mam.aku nggak fokus di saat kuliah pikiran aku selalu kepada rumah tangga aku".
Mama melinda langsung terdiam mendengar ungkapan hati Kiano.
"Mama akan mencoba bicara dengan Riana mama nya erika.semoga dia bisa membuat Erika mau kembali lagi ke rumah ini.sekarang kamu istrirahat yaa.besok supaya kamu lebih fresh untuk kuliah"
Mama melinda mulai sadar diri dengan perlakuan nya kepada erika yang egois memaksa erika untuk mengikuti semua keinginan nya.
Kiano langsung masuk ke dalam kamar nya dengan perasaan kesal.
__ADS_1
"Kenapa di saat seperti ini felicia hadir kembali di depan gue".
Kiano tidak bisa melupakan wajah cantik felicia yang terus ada di pikiran.
Kiano mulai memaksakan untuk beristirahat seakan untuk melupakan sedikit masalah di hidup nya.
Sedangkan felicia sepanjang perjalanan menuju rumah nya.mata nya berkaca-kaca ketika dia harus bertemu lagi dengan Kiano.
"Kenapa, aku harus bertemu kembali dengan kiano.aku menyesal telah mengikuti mobil Tante melinda".
Supir pribadi felicia memperhatikan felicia yang menangis tanpa sebab.
"Ibu kenapa mengangis ?".
"Hati saya sakit pak, tadi saya bertemu dengan laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab ketika saya sedang hamil sampai saya melahirkan alexa pun dia tidak tau dan mungkin tidak peduli dengan saya dan Alexa Putri".
Felicia mengusap air mata nya yang terus menetes di pipi nya.
"Pak,saya mohon jangan sampai ibu dan ayah tau.tentang apa yang terjadi di hari ini.karena jika ibu dan ayah tau mereka pasti akan marah besar sekali".
__ADS_1
Supir pribadi felicia menggangukan kepalanya.
"Baik,bu saya akan merahasiakan semua yang terjad kepada ibu Vania dan bapak dimas".
Felicia langsung mencoba menenangkan perasaan dan pikiran nya.
Sambil terus mengatur nafas nya yang sesak karena habis menangis.
"Terimakasih ya pak".
Felicia memandang terus wajah nya di cermin.
"Sangat lucu sekali kamu felicia.dulu kamu pacaran dengan anak nya sampai hamil.sekarang bapak mencoba untuk mendekati kamu.mereka semua sama tidak punya hati nurani yang baik".
Felicia mulai memakai bedak dan lipstik nya kembali.supaya tidak terlihat seperti sudah menangis.
"Oke, felicia sebentar lagi sudah sampai rumah.dan semua baik-baik saja.tidak ada tangisan air mata harus senyum kembali semua demi alexa putri".
Ketika felicia turun dari mobil nya dia mendengar suara tangisan anak nya yang sangat kencang sekali.sampai terdengar suara nya sampai ke luar.
__ADS_1
"Alexa Putri Anastasya, kamu kenapa nak".
Felicia langsung berlari menuju ke rumah nya dengan hati yang berdebar-debar.dia sangat ketakutan terjadi sesuatu dengan putri cantik nya itu.