Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (125)


__ADS_3

"Erika,memang kamu sedang punya masalah apa dengan keluarga kiano.bukan kah kamu perempuan yang di pilih oleh tante melinda pasti kamu sangat di sayang sekali oleh tante melinda".


Erika pun langsung melamun sambil memainkan tangannya.


"Tante melinda ingin segera aku hamil rakka.tapi kan aku ini model dan kontrak pekerjaan ku masih sangat banyak tidak mungkin aku membatalkan nya".


Rakka tersenyum se akan merasa puas dengan masalah yang di alami Kiano dan rakka.di saat ada perempuan yang mau mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anak nya mereka malah tidak memperdulikan nya.


"Lalu bagaimana dengan kiano tanggapan nya tentang masalah kalian ?".


Erika membantingkan handphone karena sangat kesel.


"Dia nggak memecahkan masalah.dia malah menyuruh aku buat menghindar dari tante melinda".


Rakka pun langsung tersenyum kepada Erika.


"Kamu yang sabar yaa,ini sudah jadi jalan takdir kamu mau menikah dengan kiano.ternyata sifat plin-plan kiano nggak pernah berubah".

__ADS_1


Rakka langsung berdiri dari kursi nya.dan berpamitan untuk pergi kepada Erika.


"Erika,aku pergi dulu yaa, semoga masalah kamu dan kiano bisa segera di selesaikan secepatnya".


Kiano langsung pergi meninggalkan erika sendirian di cafe.


"Hmmmm, seperti nya aku pulang saja ke rumah mama.aku tidak peduli jika kiano marah kepada aku".


Erika pun langsung berangkat juga pergi dari cafe itu.


Erika melihat mobil rakka belum berangkat dia berniat untuk mengikuti mobil rakka.


Erika langsung dengan cepat masuk ke dalam mobil nya dan mengejar mobil rakka.


Rakka yang tidak menyadari Erika mengikuti nya pun.langsung membelokkan mobilnya ke gang menuju rumah felicia.


Erika yang memperhatikan dari jarak jauh membaca tulisan spanduk di atas toko kue tersebut.

__ADS_1


"Alexa cake ? nama siapa itu yaa.bukan nya felicia itu nama nya felicia anatasya dan dia juga anak tunggal kan".


Erika terus memperhatikan toko kue felicia sambil mata melirik-lirik ke kanan ke kiri.


"Lumayan sukses juga yaa menurut aku.bangunan toko kue nya pun besar ada pegawai nya juga tiga orang.dan ramai juga pengunjung nya.kenapa tante melinda selalu bilang perempuan miskin sama felicia".


Erika pun mencoba turun dari mobil nya agar bisa lebih melihat jelas.


"Apa,aku coba beli kue nya.tapi orangtuanya felicia pasti kenal sama wajah aku.semua gara-gara tante melinda aku jadi ikutan di nilai jelek nih sama keluarga felicia".


Erika langsung kembali masuk ke dalam mobil nya.


Erika memperhatika rakka yang sudah turun dari mobil nya tapi tidak ada di toko kue itu.


"Rakka, kemana yaa.ko nggak ada di toko kue itu yaa.dia pergi kemana yaa.kenapa aku jadi mata-mata in rakka gini sih.nyampe ngikutin mobil nya segala".


Erika melihat rakka yang sedang bersalaman dengan orang tua felicia.

__ADS_1


"Rakka, sudah sedekat itu dengan keluarga felicia.apa benar ucapan kiano kalau rakka yang menghamili felicia.berarti felicia berbohong sama kiano itu bukan anak Kiano tapi anak rakka.soalnya felicia tidak meminta pertanggung jawaban lagi sama kiano setelah kejadian itu".


Erika pun semakin percaya dengan perkataan Kiano setelah melihat kedekatan rakka dan keluarga felicia.


__ADS_2