Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (56)


__ADS_3

Selesai makan mereka langsung beranjak pergi untuk fitting baju pertunangan mereka.


Erika merasa kesulitan untuk bangun dari tempat duduknya.


"Yaa tuhan,Kiano perut aku serasa penuh sekali.aku kekenyangan sekali".


Erika terus memegangi perutnya yang datar itu.


Melihat erika seperti itu Kiano malah tersenyum menahan rasa tawa nya.


"Yasudah, kamu bangun nya pelan-pelan saja Erika jangan langsung bangun yaa.seperti nya kamu baru mereka kan makan sepuasnya yaa erika.kasian sekali".


Erika langsung terbangun dari tempat duduknya dengan pelan-pelan sekali.


"Hmmmmm,ayooo kita berangkat lagi pergi aku sudah tidak sabar melihat-lihat baju pertunangan kita nanti".


Kiano langsung membayar terlebih dahulu ke kasir.


Erika menunggu kiano dengan berjalan pelan-pelan menuju ke mobil Kiano.


Kiano pun langsung berlari mengejar Erika.


"Ayooo, masuk ke dalam mobil".


Kiano membuka pintu mobil nya untuk Erika.

__ADS_1


"Hmmmmm, terimakasih Kiano".


Erika mulai merasakan nyaman dengan perlakuan Kiano terhadap nya itu.


Di perjalanan erika memandangi wajah tampan Kiano.


"Kiano, kalau aku perhatikan wajah kamu sangat mirip sekali dengan oppa-oppa Korea deh".


Kiano di buat malu mendengar perkataan dari Erika tersebut.


"Masa sih,aku mirip orang Korea.baru dengar deh aku ada orang yang bilang aku mirip orang Korea".


Erika langsung tersenyum kepada kiano.


"Iya,beneran deh soalnya kamu tinggal putih kan idung kamu mancung banget.terus juga mata kamu agak sipit gitu.gemes deh".


Semakin Kiano dekat dengan Erika semakin Kiano teringat dengan felicia.


Kiano memandang wajah erika yang usianya jauh lebih tua dari nya 4 tahun.


Wajah erika yang begitu sangat dewasa cantik dan anggun sekali oleh riasan makeup di wajah nya.


Sedangkan felicia masih seumuran dengan nya masih dengan wajah polos tampak makeup tetapi terlihat sangat babyface.


"Erika, kamu lebih tua dari aku 4 tahun.apa merasa keberatan dengan aku.maksud nya dengan sikap aku yang belum bisa sedewasa kamu Erika.aku yang masih belum bisa mengatur emosional aku terhadap kamu".

__ADS_1


Erika langsung memegang tangan Kiano.


"Semuanya tidak ada yang sempurna Kiano.begitu juga dengan aku lebih baik kita sama-sama belajar untuk bisa jadi yang jauh lebih baik lagi.kita berdua yang membuat hubungan kita menjadi sempurna".


Kiano pun langsung terdiam mendengarkan perkataan dari Erika dia se akan di buat terdiam dan luluh dengan mendengarkan perkataan dari Erika.


"Ayooo, kita turun sudah sampai ke tempat butik nya".


Kiano dan Erika langsung turun dari mobil nya.


Erika langsung memegang tangan Kiano dan mereka berjalan saling berpegangan tangan.


Sesampainya di tempat itu Kiano di buat takjub dengan gaun-gaun yang ada di sana.


"Kiano kamu lebih suka warna yang mana".


Erika langsung mencari-cari warna yang cocok untuk mereka pakai.


"Warna putih pink dan biru".


Ucap Kiano sambil memandangi gaun-gaun yang ada di sekitarnya.


"Warna putih pink dan biru.banyak sekali kiano ini hanya acara pertunangan.cukup satu baju saja yang kita pakai".


Tampa Kiano sadari baju yang dia sebut kan itu adalah baju yang pernah di pakai oleh felicia ketika bertemu dengan felicia.

__ADS_1


Erika langsung menghampiri kiano yang terlihat memandangi gaun-gaun itu tapi dengan wajah yang sedih.


__ADS_2