Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (93)


__ADS_3

Felicia memberanikan diri untuk bicara dengan ke dua orang tua nya.tentang keadaan nya sekarang yang sedang mengandung anak dari kiano Alexander.


Di kamar mandi felicia mendengar ketukan pintu yang sangat kencang sekali.


Felicia memang mengunci pintu rumah nya sebelumnya.


Felicia langsung menghampiri untuk membuka pintu rumah nya itu.


Dia berjalan seperti melayang seperti sudah tidak ada lagi kekuatan di dalam tubuhnya itu.


Felicia langsung membuka pintu rumah nya itu dan ternyata itu adalah ibu felicia (Vania).


Tatapan mata felicia berkaca-kaca dan sangat kosong ketika memandang wajah ibu nya itu.


"Ada apa nak ? Kenapa kamu seperti sudah menangis seperti itu felicia.ada apa lagi felicia ? Ayoo cerita kan semuanya kepada ibu nak".


Vania langsung membawa felicia untuk duduk bersama di sofa ruang tamu nya itu.


Felicia masih sangat takut dan hanya terdiam saja.


Vania membelai rambut panjang felicia dan melihat felicia begitu sangat ketakutan.


Vania langsung memeluk erat felicia se akan mempunyai firasat yang sangat buruk.


"Buuuuu, maafkan aku bu aku salah sekali.aku bukan anak yang baik untuk ibu dan ayah.aku anak yang sangat durhaka bu.maafkan aku bu".

__ADS_1


Felicia berkata sambil mengangis dan terus memegang erat tangan ibu nya.


"Memang kamu kenapa sayang ? Kamu melakukan perbuataan apa ? Sampai kamu harus berbicara seperti kepada ibu".


Tangis felicia semakin kencang dia merasa tidak bisa mengatakan semuanya kepada ibunya itu.


Vania terus menenangkan felicia akan bisa berbicara dengan nya.


"Bicara lah nak, pelan-pelan kepada ibu naak".


Felicia langsung terbangun dari pelukan erat ibu nya.


Dan mulai mengatur nafas nya dan menghapus air mata nya.


"Buuuu,akuuuuuu hamil buuu.akuuuuuu hamil buuuuu".


Vania langsung berdiri dari tempat duduk nya ketika mendengar perkataan itu dari mulut anak kesayangan itu.


Tangan vania langsung melayang seperti ingin menampar wajah felicia.


Tapi hal itu di hentikan oleh ayah felicia yang sejak lama sudah curiga kalau perlakuan anak itu.


Felicia langsung menutup mata nya sambil berteriak.


"Tidak,bu jangan lakukan itu bu jangan ayah mohon".

__ADS_1


Ayah felicia menahan tangan istri nya itu dengan sangat kuat sekali.


"Ayahhh, masih membela anak itu ? dia sudah membuat malu keluarga kita.dia sedang hamil.dan ibu sangat yakin jika anak itu adalah hasil dari pergaulan bebas nya dengan kiano".


Emosi vania se akan sangat tinggi sekali dia sangat begitu kecewa dengan apa yang sudah di lakukan oleh Putri kesayangannya itu.


Vania langsung meninggalkan felicia dan suami nya di ruang tamu.dia segera pergi ke kamar nya dan mengunci pintu kamar nya.


Ayah felicia langsung memeluk erat felicia.


"Ayah, maafkan aku ayah aku membuat malu keluarga kita.aku minta maaf sekali ayah".


Felicia langsung memeluk erat ayah nya.


"Apa yang akan kamu lakukan sekarang nak ? Kamu harus memberi tahu Kiano harus bertanggung jawab atas semua perbuatan yang dia lakukan ini".


Mata felicia berkaca-kaca dan bibir nya masih bergetar.


"Besok adalah hari pertunangan nya,apa aku harus merusak kebahagiaan besok ayah.apakah ini saat nya aku membalas kan rasa sakit hati ku kepada keluarga Kiano".


Tatapan mata felicia begitu penuh dengan kebencian terhadap keluarga Kiano.


"Masih ada waktu untuk pergi ke rumah kiano.sore ini atau nanti malam.bicara dengan baik-baik dengan keluarga kiano nanti ayah akan mengantarkan kamu ke sana".


Felicia langsung terdiam sejenak ketika mendengar perkataan dari ayah nya itu.

__ADS_1


"Baik,ayah aku akan mengikuti semua yang ayah bicarakan tadi.lalu bagaimana dengan ibu.ibu pasti sangat membenci sekali aku ayah pasti sangat kecewa sekali dengan aku".


Lagi-lagi air mata felicia mengalir deras sekali.


__ADS_2