Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (89)


__ADS_3

Mendengar penjelasan dari satpam Kiano langsung kembali masuk ke dalam rumah nya.


"Erika ,seperti nya dia marah besar nih sama gue.dan dia juga pasti bakalan ngadu sama mama melinda dan gue langsung habis di omelin sama melinda".


Kiano pun langsung masuk kembali ke dalam kamar nya.


"Gue harus gimana ya,apa gue langsung minta maaf sama erika supaya nggak jadi permasalahan besar di keluarga gue".


Kiano mulai memikirkan cara bagaimana untuk bisa berdamai dengan erika.


"Apa gue aja dia pergi aja yaa, di kan paling happy kalau di ajak pergi.dan di situ gue bisa minta maaf sama dia.bisa bahaya kalau sampai dia marah mana tiga hari lagi acara pertunangan nya".


Kiano mencoba menelepon Erika putri.


"Wahhhh,keren banget langsung di matikan panggilan telephone gue".


Kiano pun mulai merasakan was-was jika mama melinda segera pulang dari acara bersama mama nya Erika Tante Riana.


"Nanti mama pulang kan,terus yaa pasti sama Tante riana Karena dia tahu anak nya ada di sini nungguin dia.dan pasti nanyain akan nya ada di mana.hadeuh pusing deh gue".

__ADS_1


Kiano terus-menerus menghubungi nomer telephone Erika tapi tidak juga di angkat.


"Nyerah deh gue,dia beneran marah besar sama gue.terima nasib gue mau di apa in juga sama mama melinda".


Kiano kembali masuk ke dalam rumah nya.tapi tiba-tiba ada seseorang yang memeluk nya dari belakang.


Kiano langsung merinding ketakutan dia tidak berani membalikkan badannya.


"Kiano Alexander,aku kembali nih ke rumah kamu".


Kiano langsung membalikkan badan nya karena dia sangat hafal suara perempuan itu.


Erika langsung tersenyum manja kepada Kiano.


"Kamu kenapa langsung ada di sini ? bukan nya tadi satpam bilang kamu pergi dengan mobil kamu dengan mengendarai mobil kecepatan tinggi dan wajah yang cemberut".


Kiano menghela kan nafas nya karena Erika kembali lagi ke rumah nya.


"Habis nya, kamu nyebelin banget deh Kiano yaudah aku pergi aja kesellll banget sama kamu".

__ADS_1


Kiano pun langsung memegang ke dua pipi mulus erika putri.


"Terus tadi aku telephone kamu berkali-kali kamu di mana erika ? kenapa nggak di angkat.kamu pengen aku di marahin sama mama melinda dan mama riana ?".


Erika pun langsung tersenyum kepada kiano.


"Jadi aku pergi ke luar rumah terus mengendarai mobil dengan kecepatan yang tinggi itu pun.aku sebenernya berhenti masih di sekitar rumah kamu kiano sayang.dia aku mau pergi eh kamu malah telephone aku.jadi nya aku nggak jadi pergi deh".


Mendengar perkataan dari erika Kiano langsung menahan emosi nya.


"Yasudah kalau begitu, yang paling penting sekarang kamu sudah kembali ke rumah ini lagi dan perasaan aku tenang".


Erika pun langsung menatapi terus menerus wajah Kiano.


"Kiano, tiga hari lagi kita akan bertunangan mungkin besok kita sudah di sibuk-sibukkan dengan persiapan acara pertunangan kita ini.aku berharap sekali semua nya berjalan dengan lancar sekali yaa Kiano".


Kiano langsung menatap kembali wajah erika putri sambil memegang pipi mulus nya


"Semoga saja yaa, aku juga berharap besar seperti itu acara nya lancar tidak ada kendala apapun".

__ADS_1


__ADS_2