
Felicia terus mencari informasi tentang erika putri.
"Hmmm,kenapa belum juga aku temukan tentang informasi sebelum dia bersama kiano yaa.seperti nya dia tidak menulis semua tentang dia".
Erika menutup kembali tentang informasi erika putri.
"Sudah lah,aku tidak perlu memikirkan tentang erika putri .yang penting aku sekarang fokus dengan rencana ku saja.tapi juga harus menyimpan aman foto ini".
Ketika felicia bersiap untuk beristirahat.dia masih penasaran dengan handphone rahasianya yang dia simpan di mobil.
"Lebih baik aku ambil handphone rahasia ku.aku ancam om alexander malam ini.aku tidak mau rencana ku berakhir sampai di sini sebelum aku melihat Tante melinda menangis menderita"
Felicia diam-diam keluar dari kamar nya.karena Alexa Putri malam ini tidur bersama orang tua nya.
Felicia mencoba tidak ingin membangun kan ke dua orang tuanya.tapi ternyata ayah nya masih ada di dapur.
"Suara apa yaa itu".
Ayah felicia langsung menghampiri ke ruang tamu.
__ADS_1
Ketika felicia akan membuka kunci pintu rumah nya.tiba-tiba tangan ayah menepuk pundak felicia.
Felicia seketika sangat kaget dan membalikkan badannya langsung.
"Yaa tuhan,ayah aku kaget sekali".
Felicia mengatur nafas nya yang sangat ketakutan itu.
"Felicia anatasya, kamu mau ke mana malam-malam begini nak ?".
Felicia memikirkan apa yang harus dia katakan kepada ayah nya itu.
"Hmmmmm, begini ayah aku lupa menyimpan handphone aku di dalam mobil.jadi aku sekarang mau mengambil handphone itu ayah".
"Yasudah,ini sudah malam kamu mau ayah antar untuk mengambil nya ?".
Felicia langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidak usah ayah,aku berani ko mengambil handphone itu sendiri an.sekarang lebih ayah istrirahat saja yaa".
__ADS_1
Felicia langsung membuka pintu rumah dan berjalan menuju ke garasi mobil nya.yang ada di samping rumah nya.
"Haduh,aku harus berbohong dengan ayah dan aku jadi banyak berbohong kepada orang tua ku.maaf kan aku ibu dan ayah karena sakit hati ku ini terlalu banyak karena keluarga alexander".
Felicia langsung membuka pintu mobil nya dan mengambil handphone nya.
Felicia mencoba menghubungi nomer handphone om alexander.
"Hmmmmm, tidak di angkat akan aku coba terus dan berakhir dengan sebuah pesan singkat yang menyebalkan".
Felicia terus menerus menghubungi om alexander berkali-kali.
Sampai akhirnya om alexander sangat merasa terganggu dengan suara handphone nya yang terus berdering pun langsung menjawab panggilan telephone dari felicia tampa membaca terlebih dahulu.
*Hallo dengan sikap ini yaa,ada urusan apa malam-malam begini telephone*
Ketika felicia mau menjawab pertanyaan telephone dari om alexander terdengar suara lirih tante melinda.
"Papa sudah tutup saja telephone nya.ayo kita lanjutkan kembali permainan kita di atas kasur ini pap.papa ayo cepetan kesini mengganggu sekali".
__ADS_1
Felicia yang mendengar perkataan itu langsung merasa risih sekali mendengar nya.felicia langsung berkata dengan om alexander.
*Hallo om alexander ini dengan aku nona alexa.kenapa pesan-pesan yang aku kirim ke nomber handphone om alexander nggak ada satu pun yang om alexander balas.apa om alexander ingin menyudahkan hubungan kita sampai di sini dan lebih setia dengan pasangan om alexander.yasudah aku blokir nomber handphone om alexander sekarang juga yaa*