
Kiano mencoba lagi menghubungi nomber nya telephone felicia Antasya tapi nomber nya tetap nggak aktif.
"Kenapa sih nggak aktif terus.gue jadi hawatir banget sama felicia anatasya.nanti malem pulang dari kampus gue bakalan nemuin dia.sumpah gue kangen banget sama dia".
Kiano langsung bersiap-siap pergi ke kampus.
Ketika kiano keluar dari kamar nya dia masih saja melihat sosok Erika di rumah nya.
"Itu perempuan masih ada betah di rumah ini nggak niatan buat pulang apa yaa.heran banget gue".
Kiano langsung berjalan menuju ke luar pintu rumah nya Tampa sedikitpun melirik ke Erika putri.
Tapi tiba-tiba terdengar suara teriakan dari Erika putri.
"Kiano Alexander".
Kiano langsung membalikkan badannya dan menatap ke arah wajah erika.
"Ada apa Erika putri ? Gue lagi buru-buru nih takut telat pergi ke kampus nya".
Erika meraih tangan kiano Alexander dan mencium nya.
"Hati-hati di jalan ya,Kiano Alexander".
__ADS_1
Erika langsung tersenyum manis sambil memandangi wajah tampan Kiano.
Kiano langsung salah tingkah dan melepaskan tangan nya yang di pegang oleh Erika.
"Terimakasih Erika putri,aku pergi dulu yaa".
Kiano langsung pergi berjalan sangat cepat meninggalkan Erika.
Mama melinda langsung tersenyum bahagia melihat tingkah laku erika dan Kiano.
"Kamu benar-benar perempuan luar biasa Erika,lama kelamaan pun Kiano pasti luluh dengan perlakuan kamu kepada Kiano".
Erika dan tersenyum bahagia melihat tingkah laku kiano yang salah tingkah seperti itu.
"Apa-apaan sih Erika,segala cium tangan gue segala udah kaya pasangan suami istri saja.terus kenapa juga gue jadi gugup salah tingkah di depan dia.Ahhhhh Kiano loe malu-maluin aja".
Kiano langsung mengendarai mobil mewah menuju ke kampus nya.
Tapi tiba-tiba kiano langsung membelokkan mobilnya.
"Gue pengen liat felicia walaupun dari jarak jauh yang penting gue bisa ngeliat dia".
Kiano memutar arah mobil nya menuju jalan ke rumah felicia.
__ADS_1
Dan ternyata felicia sedang sibuk melayani pembelian yang sampai mengantri penuh.
"Felicia aku kangen banget kamu sayang, walaupun aku cuma bisa liat kamu dari jarak kejauhan tapi aku cukup sangat senang sekali kamu baik-baik saja kamu sehat".
Kiano langsung pergi meninggalkan felicia dan meneruskan berjalanan menuju kampus nya.
Felicia langsung memperhatika mobil yang berbalik arah.
"Itu seperti mobil Kiano,tapi ko arah mau keluar yaa.apa mungkin itu mobil kiano.ahhh nggak mungkin juga paling mobil nya sama orang lain".
Felicia kembali melayani pembeli nya.
Toko kue felicia semakin hari semakin banyak pengunjung nya.
Dan penjualan sangat meningkat sekali sampai felicia dan orang tua nya di buat sibuk sepanjang hari nya.
Felicia sangat senang sekali bisa mengembangkan usaha orang tua nya.
Dia memilih untuk tidak melanjutkan sekolah nya ke universitas dia lebih memilih untuk membuat usaha toko kue keluarga nya sukses besar.
"Ahhhh,aku yakin tidak dengan waktu yang lama usaha toko kue ku ini pasti akan sukses.dan aku akan buktikan kepada keluarga Kiano apalagi Tante melinda sangat menghina dan membenci aku hanya karena aku perempuan miskin".
Felicia langsung duduk beristirahat sambil menulis tanggal pesanan kue yang akan di ambil.
__ADS_1