
Tante melinda terus memandang sinis felicia.tiba-tiba handphone nya bergetar Tante melinda langsung mengambil handphone di tas nya.
"Papa,tumben sekali dia mengirim pesan".
Felicia mendengar perkataan tante melinda dengan samar-samar.
Tante melinda langsung membaca pesan dari papa Alexander.
"Tugas lagi di luar kota, bagaimana sih papa ini katanya seminggu ini dia tidak ke mana-mana".
Wajah tante melinda langsung berubah marah.
felicia hanya terdiam dan menundukkan kepalanya.
Perawatan rambut tante melinda pun selesai dia langsung meninggalkan salon dengan wajah marah dan kesal.
Felicia melirikan mata nya ketika tante melinda pergi.
"Dia berbohong besar tante dia pergi bersama aku sore ini".
Ucap felicia dengan suara yang sangat pelan.
Felicia menikmati semua perawatan yang sedang dia lakukan sampai felicia pun ketiduran.
"Mbak-mbak ini sudah selesai, sekarang tinggal make up nya.mbak".
Felicia langsung terbangun dari tidurnya dan menunggu hasil make up nya.
"Yang natural saja yaa mbak,gausah menor yaa".
__ADS_1
Felicia memperhatikan perubahan wajah nya dari awal make up sampai terakhir polesan.
"Sudah selesai mbak,wahhhhh cantik sekali mbak seperti boneka saja".
Ucap pegawai salon tersebut yang kagum dengan kecantikan wajah felicia.
"Terimakasih banyak yaa mbak,sudah merubah penampilan saya jadi sekidit lebih baik".
Felicia langsung meninggalkan tempat salon kecantikan tersebut dan bersiap untuk bertemu dengan om alexander.
"Ini adalah pertemuan yang luar biasa untuk dan om Alexander.semoga saja aku berhasil menjalankan nya".
Felicia langsung masuk ke dalam mobil nya dan menyalakan mesin mobil nya.
Di perjalanan felicia sangat fokus sekali pandangan terus melihat ke depan.
"Om alexander ngasih alamat nya lumayan jauh di luar kota begini.dia nggak tau aku baru belajar bawa mobil".
"Akhirnya aku sampai juga di sini.huh jauh banget sih om alexander".
Felicia langsung turun dari mobil nya dan menunggu kedatangan om alexander.
Om alexander akhirnya datang menghampiri felicia.dia di buat terpesona dengan kecantikan wajah felicia.
"Wahhh nona alexa cantik sekali penampilan dan wajah.sangat sempurna sekali".
Om alexander terus memandangi penampilan felicia.
"Yasudah om alexander sekarang kita mau kemana".
__ADS_1
Felicia langsung memegang perut seakan kode kalau dia lapar.
"Ayoo,kita langsung makan saja yaa semua nya sudah di siapkan".
Felicia langsung berjalan berdampingan bersama om alexander.
"Om bagaimana dengan istri om ? om bilang apa kalau kita mau ke sini.maksud aku om berbohong apa sama istri om".
Felicia langsung bertanya tampa basa-basi terlebih dahulu.
Om alexander menjawab pertanyaan dari felicia sambil berjalan.
"Saya bilang ada tugas ke luar kota yang tidak bisa di tunda karena tugas ini sangat penting sekali".
Mereka pun akhirnya sampai dan langsung duduk.
Felicia memandang wajah om alexander yang semakin dia pandangin semakin mirip dengan kiano Alexander.
"Om, boleh nggak aku minta sesuatu dari om alexander".
Felicia mulai ingin meminta banyak keinginan nya.
"Boleh kamu mau minta apapun pasti om alexander berikan".
Felicia langsung tersenyum tipis kepada om alexander.
"Aku ingin om alexander membuat kan aku cabang toko kue.di daerah yang letaknya tidak jauh dari rumah om alexande.dengan nama toko kue nya *Alexa Baby Cake".
Om alexander langsung kaget mendengar permintaan felicia.
__ADS_1
"Aku ingin om alexander membuat toko kue itu seperti.bangunan kerajaan di negeri dongeng dengan konsep princess dan prince dan warna pink dan putih".
Om alexander langsung terdiam mendengar permintaan felicia yang seperti tema pada pernikahan kiano dan erika.