Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (256)


__ADS_3

Acara pernikahan pun selesai seperti di inginkan, Felicia terlihat sangat kelelahan sekali tapi sebaliknya dengan Rakka yang seperti sangat bersemangat sekali.


Rakka terus tersenyum kepada Felicia, dia seakan menggoda istri tersebut.


"Ini kan sudah selesai jadi ngapain kita masih ada di sini, Ibu kan udah menyimpan kita hotel untuk hmmmmmm," ucap Rakka berbisik kepada istrinya tersebut.


"Kamu apa sih Rakka, nggak sabaran banget sih," Feli tersenyum geli melihat tingkah laku suaminya tersebut.


"Yaa normal aja kan, kita udah berstatus sebagai suami istri, kita juga kan mau kejar target supaya cepat memberikan adik bayi untuk Alexa."


Feli, menggelengkan kepalanya berkali-kali melihat sikap suaminya tersebut.


"Kamu pikir semudah itu kah, sekarang kita berbuat besok langsung menjadi anak, astaga suami kamu kamu seperti mimpi saja."


Melihat Rakka yang terus-menerus berbisik kepada Felicia. Melissa langsung menghampiri mereka berdua.


"Seperti kalian sudah sangat cape sekali yaa, lebih baik kalian pergi beristirahat saja ke hotel, mobil dan fasilitas nya sudah Ibu persiapkan yaa, kalian tinggal pergi saja,"

__ADS_1


Mendengar perkataan dari ibu nya, Rakka dengan semangat langsung berdiri dari tempat duduk dan mengajak Felicia untuk segera pergi.


Tapi di saat Felicia mau pergi tiba-tiba Alexa menangis, karena dia dari pagi sampai malam tidak di sentuh oleh ibunya sama sekali.


Melihat anak nya menangis, Felicia langsung menatap wajah Rakka, dan Rakka pun melepaskan tangan Felicia.


Felicia langsung menghampiri Alexa, dengan masih memakai baju pengantin dia mencoba menenangkan anaknya tersebut.


Melissa langsung menghampiri Rakka, dan menepuk pundak nya.


"Kamu jangan marah ataupun kesal karena sekarang Alexa adalah anak kamu, kamu yang memilih Felicia kamu juga harus menerima kehadiran Alexa dan mungkin juga kalian tidur di hotel itu ber tiga bukan berdua,"


"Gagal deh rencana gue kalau begini," Rakka memilih untuk menunggu Felicia di dalam mobil nya.


"Yaa masasih, malam pertama nya bertiga hadeuh padahal gue udah semangat banget nih bisa hmmmmm sama Felicia."


Rakka menunggu Felicia sambil memainkan handphone nya.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Felicia datang sendirian, Rakka langsung kaget dan bertanya.


"Mana Alexa kamu nggak sama dia," Rakka melirik ke belakang Felicia.


"Alexa menangis mungkin karena dia merasa kangen sama aku, karena kan tadi seharian dia cuma bisa memandang doang kita, karena terlalu banyak sekali tamu berdatangan jadi tadi pas aku gendong ternyata dia langsung tidur deh."


Rakka langsung tersenyum lebar sambil memandangi wajah Felicia.


"Kamu kenapa Rakka, ko ngeliatin begitu banget sih sama aku,"


Felicia langsung masuk ke dalam mobilnya, duduk di samping Rakka.


"Aku pikir tadi Alexa akan ikut sama kita ke hotel hehehe, jadi kita tidur nya bertiga bukan berdua,"


Wajah Felicia langsung berubah mendengar perkataan dari Rakka.


"Apa sekarang kamu merasa mulai terganggu dengan kehadiran Alexa diantara kita, apalagi Alexa yang masih 6 bulan yang belum mengerti sama sekali yang masih selalu rewel, ingat yah Rakka aku berjanji jika aku sudah menikah aku akan mengurus Alexa aku nggak akan lagi menitipkan Alexa kepada ibu apalagi kepada papa nya jadi aku minta maaf jika nanti kebersamaan kita sering terganggu dengan tangisan Alexa."

__ADS_1


Rakka pun tertunduk dia merasa menyesal dengan perkataan nya.


"Aku minta maaf atas perkataan aku yang buat kamu tersinggung."


__ADS_2