Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (122)


__ADS_3

Keesokan harinya kiano dan erika sudah bersiap untuk berangkat bekerja dan pergi ke kampus untuk Kiano.


Sarapan pagi tidak seperti biasa menu yang ada di meja makan hampir sayuran semua.


Erika langsung kaget dengan menu yang ada di atas meja makan nya.


Erika langsung melirikan wajah kepada kiano.


Kiano langsung menggeserkan kursi untuk erika duduk.


Ketika kiano dan erika sudah duduk di depan meja makan.mama melinda dan papa Alexander pun langsung datang.


"Selamat pagi,Kiano dan Erika".


Melinda menyapa dengan semangat Kiano dan Erika.


"Selamat pagi tante melinda dan selamat pagi juga om Alexander".


Erika menjawab sapa an dari mama melinda.


"Ohhh,Erika sayang. jangan panggil tante dan om kita kan menjadi keluarga panggil mama dan papa saja yaa".


Erika pun hanya tersenyum tapi mata nya masih saja melirik-lirik makanan yang ada di hadapannya.

__ADS_1


"Mam, kenapa sarapan pagi kita hijau begini.biasa nya juga kita makan nasi goreng atau roti tawar dan susu".


Melinda tersenyum sambil melirik ke wajah erika.


"Kalian kan,baru saja menikah tidak ada salahnya kalian perbanyak makan sayuran supaya kalian berdua sehat terus dan cepat mendapatkan momongan".


Erika langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Maaf,aku ke toilet dulu yaa".


Erika meninggalkan tempat makan dan pergi ke toilet.


"Mam,aku sama erika mau menikmati dulu masa-masa kebersamaan kita.lagian kan erika juga masih sangat sibuk sekali dengan pekerjaan nya".


"Kiano, kamu itu anak tunggal di keluarga alexander ini.kamu harus punya penerus keluarga kita nanti nya.mama sangat mengharapkan keturunan dari kamu karena anak mama cuman kamu saja".


Papa kiano mulai menenangkan emosi istri nya.


"Sudah mam, jangan ribut di depan meja makan begini.malu dengan erika dia baru saja tinggal di sini buat dia nyaman dengan keadaan kita di sini".


Kiano langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Aku,mau menyusul erika di toilet".

__ADS_1


Erika tidak pergi ke toilet dia pergi ke kamar kiano.


"Ahhhhhh, nikah belum juga sebulan udah di bikin nggak nyaman kaya gini.kenapa sih nggak ngerti in banget.pikiran nya keturunan aja terus pusing aku kelamaan di sini".


Kiano langsung masuk ke dalam kamar nya.


"Erika, kamu baik-baik saja kan.aku minta maaf atas perkataan mama tadi pasti buat kamu merasa tidak nyaman dengan situasi tadi di meja makan".


Erika hanya terdiam dan duduk di atas kasur.


"Erika sayang,maaf yaa jangan marah gitu donk sayaaaaang.lagian pula mana mungkin kamu bisa cepat hamil.kita berhubungan pun belum kan".


Erika langsung menghampiri kiano dan menatap wajah nya.


"Kiano aku mohon bantu aku.kita menikah belum satu bulan.kenapa harus di buru-buru punya anak.seharus nya mama kamu itu ngerti aku pekerjaan aku.banyak kontrak perjanjian pekerjaan yang harus aku kerjakan".


Erika mulai terbawa emosional dia langsung ingin pergi dari rumah kiano.


"Aku rasa,aku nggak cocok tinggal di rumah ini aku ingin pulang saja ke rumah.jujur aku nggak nyaman tinggal di rumah ini".


Erika nekad untuk pergi dari rumah kiano tapi kiano langsung menahan nya.


"Jangan sekarang erika aku mohon mama sekarang sedang emosi juga.aku mohon kamu sabar dulu yaa".

__ADS_1


__ADS_2