
Belum sampai toilet om alexander mengirimkan pesan kepada felicia.
"Apalagi sih,baru di tinggal sebentar juga".
*Kita langsung ketemu an di kamar hotel yaa sayang*.
"Hahhhh, secepat ini kah".
Sesuai janji felicia dan om alexander pun mereka ketemu an di hotel.
Felicia yang masih bisa menjaga jarak dengan om alexander langsung menyiapkan rencana selanjutnya.
"Om,aku bawa minuman dulu yaa untuk kita berdua".
Felicia dengan cepat memasukkan obat tidur ke dalam minuman om alexander.
"Maafkan, aku yaa om aku masih punya harga diri juga.tidak mungkin aku mau melakukan seperti itu dengan om.apalagi om itu adalah kakek dari putri cantik aku alexa".
Felicia langsung menghampiri om alexander dengan wajah yang cantik dan senyum yang indah.
Karena tidak mau berlama-lama di kamar hotel bersama om alexander.felicia langsung menyuruh paksa om alexander untuk meminum nya sampai habis.
"Ayoo,om di minum yaa sampai habis sekarang juga aku tungguin yaa".
Alexander menuruti perintah dan felicia dia langsung meminum nya sampai habis.
Felicia mulai ketakutan sekali karena reaksi obat tidur itu belum juga bereaksi dia sudah sangat ketakutan sekali ketika alexander mulai mendekati nya.
__ADS_1
Tapi tiba-tiba alexander memegang kepalanya dan langsung tertidur di sofa.
Felicia seketika dia sangat ketakutan sekali melihat alexander terjatuh.
Felicia langsung memegang nadi di tangan nya.
"Hah,ini kan hanya obat tidur saja.jadi pasti dia masih hidup.aku ketakutan sekali bagaimana kalau obat tidak bereaksi".
Felicia mengambil handphone om alexander dia langsung mencari nama kontak tante melinda.
"Akhirnya ketemu juga".
Felicia membuka kancing kemeja om alexander supaya terlihat terjadi sesuatu hal di kamar hotel itu.
Felicia langsung mengirimkan foto tersebut kepada tante melinda.
Felicia langsung menelpon tante melinda dengan handphone suaminya.
"Jangan sampai suami kamu tahu aku mengirim kan foto itu kepada kamu.jika kamu menanyakannya.maka suami kamu akan marah dan mungkin dia akan memilih menikah dengan aku dan berpisah dengan kamu".
Felicia langsung mematikan panggilan telephone dan menghapus semua nya supaya tidak ketahuan oleh om alexander.
"Sebaiknya aku simpan nomber handphone Tante melinda di.handphone rahasia aku"
Felicia kembali merapihkan baju om alexander seperti semula.
"Maafkan aku yaa om,aku harus pergi".
__ADS_1
Felicia langsung keluar dari hotel meninggalkan om alexander yang masih belum juga sadar.
Ketika felicia keluar dari hotel nya dia seperti melihat erika putri bermesraan dengan lelaki lain dan masuk ke dalam hotel.
"Hmmmm,bukan nya itu istri nya kiano.kenapa dia sama lelaki lain yaa".
Felicia langsung menanyakan hal tersebut kepada pihak hotel.
"Selamat siang mbak,maaf apa di sini ada yang sedang menginap atas nama erika putri".
Pihak hotel pun langsung melakukan pencarian di komputer.
"Atas nama erika putri dia satu kamar dengan bobby mahendra".
Felicia langsung terkejut mendengar nya.
"Terimakasih atas informasinya".
Felicia di buat tidak percaya jika erika putri satu kamar dengan lelaki lain padahal dia masih istri sah Kiano.
"Ternyata erika lebih jahat dari aku yaa.aku melakukan ini cuman pura-pura.dia ngelakuin dengan nyata sama lelaki lain lagi".
Felicia langsung masuk ke dalam mobil nya.
"Rencana aku selanjutnya adalah aku ketemu dengan tante melinda".
Felicia tersenyum manis sekali dan merasa dendam nya sedikit bisa terbalaskan.
__ADS_1
"Maafkan aku yaa tante melinda,kalau aku tau sebelumnya.memantu tante sejahat itu dengan kiano aku pasti tidak akan melakukan rencana ini.tapi mungkin itu memang karma untuk Kiano".