Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (34)


__ADS_3

Felicia dan Kiano mereka sangat kelelahan dan mereka tertidur.


Tapi Tampa sepengetahuan kiano rakka pulang ke kontrakan lebih cepat dari yang biasanya.


"Wahh,Kiano bener-bener nih.pintu rumah ko nggak di kunci sih".


Rakka langsung masuk ke dalam rumah tidak ada yang mencurigakan sama sekali.


Rakka langsung masuk ke kamar nya.


Tapi langkah kakinya tiba-tiba terhenti dia melihat pintu kamar Kiano terbuka sedikit.


"Kiano,ada di dalam kamar tapi ko tumben dia jam segini masih tidur".


Rakka ragu untuk membuka pintu kamar Kiano.


Tapi dia juga penasaran nggak biasa nya Kiano tidur jam segini kalau pun dia tidur.


Dia selalu sambil mendengarkan musik.


Rakka langsung membuka pintu kamar itu.


Rakka langsung terkejut melihat pemandangan di depan matanya.


Rakka dengan cepat langsung menutup pintu kamar Kiano.


"Yaa tuhan,apa yang yang aku liat tadi.mereka tidur bersama".


Rakka langsung meninggalkan kontrakan dia memilih pergi dari kontrakan nya itu.


Rakka langsung masuk ke dalam mobil nya.

__ADS_1


Rakka tidak habis pikir dengan apa yang di lihat tadi.


"Yaa tuhan,Kiano. gue nggak nyangka banget felicia juga dia perempuan manis dan sopan tapi bisa jadi seperti itu cuman karena cinta mereka tidak di restui".


Di perjalanan rakka masih terus terbayang dengan kiano dan rakka.


Dia bener-bener tidak percaya dengan apa yang dia lihat tadi.


"Lebih baik,gue pura-pura nggak tau aja deh.gue main pulang malam supaya mereka nggak curiga".


Rakka langsung memilih untuk pergi main ke tempat yang bisa buat dia tenang.


Di tempat kontrakan kiano ~


Kiano yang terbangun duluan langsung membereskan kamar nya.


Dia melihat felicia yang masih tertidur pulas lebih memilih tidak membangun kan nya.


"Seperti nya rakka belum pulang".


Kiano langsung berjalan menuju kamar tidur rakka dan membuka nya.


"Dia nggak ada di kamar nya, berarti aman rakka memang belum pulang ke rumah"


Kiano langsung kembali ke dalam kamar nya.


Ternyata felicia sudah terbangun dan sudah rapih memakai pakaian nya.


Kiano langsung menghampiri felicia.


"Felicia, kamu baik-baik saja kan ? kamu mau minum dulu".

__ADS_1


Wajah felicia terlihat sangat marah.


"Aku,mau pulang saja Kiano.antarkan aku pulang sekarang juga".


Felicia langsung berdiri dan berjalan menuju pintu keluar rumah.


Kiano langsung menghampiri felicia dan memegang tangan nya.


"Kamu, percaya kan felicia sama aku berjanji aku nggak akan meninggalkan kamu aku pasti akan menikah dengan kamu".


Felicia langsung melepaskan tangan Kiano.


"Aku,mau pulang sekarang juga Kiano".


Felicia dan Kiano langsung keluar dari kontrakan itu dan masuk ke dalam mobil Kiano.


Di perjalanan felicia hanya bisa terdiam dia sama sekali tidak berbicara kepada Kiano.


Kiano merasa sangat bersalah kepada felicia.


"Felicia, kenapa kamu marah bukan kah kita melakukan nya dengan sama-sama suka.kamu pun sama sekali tidak menolak sama sekali kan".


Felicia langsung melirik sinis kepada wajah Kiano.


"Kita, sudah 3x kamu tahu ketika aku sakit.aku sakit mual muntah pusing.aku sangat ketakutan sekali kiano".


Felicia langsung menangis.


"Kamu tenang aja felicia, semuanya pasti aman kamu tenang aja yaa".


Kiano mencoba menenangkan felicia yang menangis terus-menurus tidak ada henti-hentinya.

__ADS_1


__ADS_2