Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (07)


__ADS_3

Kiano membuka pintu kamar villa tersebut.


"Ayoo, masuk felicia".


Lagi-lagi fellicia di buat takjub dengan apa yang dia lihat.


"Luas sekali kamar ini,jauh sekali dengan kamar aku yang ada di rumah".


Kimora menghampiri tempat tidur dan duduk di atas kasur.


"Kamu suka dengan kamar ini felicia ?".


Felicia mengganguk kan kepalanya dan tersenyum.


"Yasudah, kamu istirahat di sini.Aku keluar dulu ya".


Kiano langsung pergi meninggalkan felicia.


Tapi baru saja mau membuka pintu terdengar suara petir yang sangat kencang.


Sampai membuat getaran pada dinding kamar.


Felicia yang sangat takut petir langsung berteriak sangat kencang.


"Aaaaaaaaaaaaaa,Kiano tolong aku".


Kiano langsung menghampiri felicia.


"Kamu nggak apa-apa kan felicia".


Tangan felicia mulai gemetaran.


"Aku, takut petir kiano kamu jangan tinggalin aku di sini".


Felicia memeluk erat tubuh Kiano.


"Iyaa sayang,aku di sini".


Kiano naek ke tempat tidur sprei yang berwarna putih polos itu.


"Tenang yaa felicia tenang aku di sini.kamu nggk usah takut lagi yaa sayang".


Felicia hanya terdiam wajah sangat terlihat ketakutan sekali.

__ADS_1


Felicia tidur di pundak Kiano dengan tangan erat memeluk Kiano.


Perasaan Kiano mulai tak karuan.


Jantung terasa berdebar lebih cepat.


"Ada apa dengan aku ini mengapa malam ini Felicia terlihat sangat berbeda sekali".


Kiano membelai rambut felicia dan terus menciumi nya.


"Felicia rambut mu wangi dan lembut sekali".


Ucap Kiano yang terus menciumi rambut felicia.


Tak ada jawaban sedikit pun dari felicia dia hanya terdiam di pelukan Kiano menahan rasa ketakutan nya.


Semakin malam hujan semakin lebat dan angin pun semakin kencang.


Suasana dingin se akan menusuk sampai ke tulang.


Kiano membaringkan Felicia ke kasur terlihat felicia mulai menutup matanya.


Jantung nya semakin berdebar sangat kencang setiap melihat wajah cantik felicia.


Felicia langsung terbangun.


"Kiano,ada apa".


Kiano langsung mendekatkan wajahnya ke arah felicia.


"Aku ingin melakukan malam ini".


Dengan suara yang sangat lirih.


"Tapi Kiano bagaimana kalau nanti aku sampai hamil,aku sangat takut sekali".


Kiano langsung mencium bibir mungil felicia.


Hingga dia tidak lagi berbicara.


felicia se akan di buat tidak berdaya sama sekali.


Kiano membuka satu persatu kancing dress yang di pakai oleh felicia.

__ADS_1


Dan akhirnya membuat felicia mulai bergairah mengerakkan tubuh nya.


Kiano mulai menikmati apa yang sedang dia lakukan kepada felicia.


"Kamu tahan yaa sayang".


Ucap Kiano sambil tersenyum manis.


Felicia hanya menggagukan kepala nya saja.


Felicia merasakan tekanan cinta yang sangat kuat sekali.


"Aaaaaaaaaaahhhh,Kianooooooo".


Kiano menutup mulut felicia dengan tangan nya.


Felicia menggigit kencang tangan felicia.


Kiano tidak memperdulikan felicia dia terus melakukan nya dengan pelan-pelan.


Dan sampai akhirnya tubuh mereka menyatu menjadi satu.


Felicia mulai melepaskan gigitannya.


Kiano langsung mencium kening Felicia.


"Aku cinta mati kepada mu felicia anatasya".


Ucap Kiano.


Mendengar perkataan Kiano Felicia membalikkan wajahnya.


Seakan tidak percaya dengan apa yang di ucap kekasihnya itu.


Felicia tidak mau memandangi wajah Kiano.


Mereka sangat menikmati malam kebersamaan mereka.


Se akan mereka menolak datang nya pagi.


Malam itu menjadi yang sangat tidak bisa di lupakan untuk mereka berdua.


Hanya suara rintikan hujan suara cinta yang terdengar di malam itu.

__ADS_1


__ADS_2