
"Apa kalian tadi membicarakan aku,kenapa apa ada yang salah dengan penampilan aku".
Para pegawai pun terdiam ketika mereka di tanya oleh felicia.
Melihat para pegawai terdiam tidak mau berbicara felicia pun memilih untuk pergi meninggalkan mereka.
Di saat felicia sudah berjalan jauh para pegawai itu pun berani berbicara kembali.
"Seperti nya bos Alexander menaruh hati sama perempuan itu.lihat saja bos alexander selalu menyuruh perempuan itu untuk datang ke perusahaan ini.bilangnya pasti membicarakan tentang kerjasama.buktinya beberapa kali perempuan itu datang ke sini.isi catering kue kita cuman lima macam dan tidak ada kue yang berubah rasa".
Ucap salah satu pegawai yang tidak di tanya oleh felicia.
"Wahhhh, tapi apa jadinya kalau sampai ibu melinda tau.bisa habis perempuan itu di permalukan oleh ibu melinda.ucapan ibu melinda kan se pedas cabe".
Setelah puas membicarakan tentang felicia dan keluarga alexander.mereka langsung berkerja kembali.
"Sudah-sudah,ayo berkerja kembali kalian lupa kita berkerja di sini di pantau oleh cctv".
Sebelum felicia masuk ke ruangan om Alexander.dia menghampiri terlebih dahulu sekertaris nya.yang bernama Fransiska.
__ADS_1
"Mbak siska,di ruangan pak alexander ada siapa yaa ?".
Felicia menjaga-jaga takut ada tante melinda di dalam ruangan itu.
"Tidak ada siapa-siapa bu alexa,dan memang sekarang bapak alexander tidak ada janji dengan siapa pun".
Felicia mulai sedikit tenang dengan kata-kata sekertaris nya itu.
"Mbak Siska, boleh nggak saya minjam sisir nya mbak.saya kurang percaya diri aja kalau nggak tampil rapih di depan pak alexander".
Fransiska langsung mencari sisir yang ada di dalam tas nya.
Felicia langsung mengambil sisir tersebut dari tangan sekertaris itu.
"Terimakasih yaa mbak,nanti saya pasti kembali kan lagi sama mbak.sekarang saya mau ke ruangan bapak alexander dulu".
Felicia langsung membuka pintu tampa mengetuk terlebih dahulu.dan membuat om Alexander sangat terkejut sekali.
"Nona alexa, kamu datang ke sini kenapa tidak bilang terlebih dahulu".
__ADS_1
Wajah om alexander begitu sangat panik sekali dan membuat felicia semakin senang.
"Om alexander,memang kenapa kalau aku datang ke sini.om alexander emang nggak kagen yaa sama aku".
Felicia mulai berani menggoda om alexander dengan kata-kata tapi dia tidak mau sampai menyentuh om alexander sedikit pun.
"Bukan seperti itu nona alexa cantik,nanti jika istri saya datang bagaimana.seperti nya istri saya sudah mulai curiga dengan saya".
Wajah om alexander pun semakin di buat panik sekali.dia terus melihat ke arah pintu ruangan nya.
Dia sangat ketakutan istri nya tiba-tiba masuk ke dalam ruangan nya.
Felicia hanya tersenyum melihat tingkah laku om alexander.
"Yasudah bagaimana kalau sekarang kan sebentar lagi waktu untuk istrirahat.kita makan siang di sekitar sini saja.bagaimana om alexander ?".
Felicia memilih untuk duduk di kursi yang di sediakan di ruangan.sedangkan om alexander terus menjaga jarak dengan felicia.
Hal membuat felicia sangat senang sekali melihat om alexander yang tidak mendekati nya sama sekali karena takut ketahuan istri nya.
__ADS_1
"Baiklah nona alexa,ayo kita makan siang bersama tapi dengan masing-masing mobil yaa dan jangan terlalu lama".