Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (212)


__ADS_3

Membaca pesan dari sekertaris om alexander.felicia langsung merencanakan sesuatu.


"Tante melinda, menyangka jika Fransiska yang menjadi wanita penggoda keluarga nya.mungkin tante melinda mencurigai Fransiska Karena dia sering bersama dengan om alexander.kasian sekali Fransiska aku harus bertanggung jawab atas masalah ini".


Ucap felicia yang berbicara di dalam hatinya.


Felicia langsung berpamitan untuk pulang kepada tante melissa.


"Tante melissa,aku pulang dulu ya.di toko sedang ramai sekali.aku harus membantu para pegawai".


Felicia mencium tangan Tante melissa.


"Hati-hati yaa sayang, jangan lupa besok kita mulai untuk pemotretan nya".


Felicia tersenyum sambil melambaikan tangan ketika mau masuk ke dalam mobil.


"Felicia, kamu anak yang sangat mandiri sekali yaa.bisa sukses di usia muda membantu orang tua nya.bangga sekali aku dengan dia".


Felicia tidak fokus mengendarai mobil nya.dia terus kepikiran nasib Fransiska.


"Apa yang harus aku lakukan yaa, jangan sampai Fransiska di buat menderita oleh tante melinda".


Felicia mematikan mesin mobil nya.dia melihat ada tempat makan di depan nya.


"Apa aku menenangkan diri dulu yaa di sana aku minum dulu.siapa tau aku dapat inspirasi".

__ADS_1


Felicia memutuskan untuk pergi ke tempat makan tersebut.


Dia langsung memilih kursi untuk duduk.felicia serasa tidak asing dengan tempat ini.


"Aku seperti nya pernah ke sini tapi kapan yaa dan dengan siapa".


Felicia terus memandangi tempat tersebut dan yang sangat mengejutkan felicia melihat kiano dan rakka menuju ke tempat ini.


"Ahhhhhh,gawat kenapa aku harus bertemu dengan mereka berdua bagaimana ini".


Felicia pun kebingungan dia tidak membawa masker hanya membawa kacamata saja.


Felicia pun langsung memakai kacamata nya dan menutupi wajahnya dengan buku menu.


"Jangan sampai mereka duduk di belakang atau di pinggir aku bisa ketahuan aku".


"Rakka,gue minta maaf atas perilaku gue selama ini sama loe.gue salah banget karena kebawa perasaan apalagi mama melinda terus mendesak gue dengan kata-kata nya".


Rakka pun hanya tersenyum tipis kepada Kiano.


"Kita udah sahabat an dari kecil.jadi wajar saja di saat kita bermusuhan lama pun pada akhirnya kita kembali lagi".


Rakka melambaikan tangan untuk memesan makanan dan minuman.


Felicia di buat gelisah karena rakka dan kiano ada di belakang kursi nya.

__ADS_1


"Rakka jadi loe yakin bakalan pindah kuliah ke luar negeri semester depan ? loe udah yakin banget sama keputusan yang loe ambil itu".


Tanya kiano dengan muka yang sangat serius sekali.


"Iyaa,gue yakin banget.gue bakalan satu universitas sama kakak perempuan gue dan kita bakalan tinggal bersama jadi orang tua gue di sini gabakalan terlalu hawatir".


Pelayanan itu pun membawakan pesanan makanan dan minuman yang di pesan oleh rakka.


Dan langsung menghampiri felicia.


"Mbak mau pesan apa ?".


Felicia langsung kaget dan menjatuhkan buku menu tersebut.felicia langsung mengambil nya.


Felicia hanya menujuk saja dia tidak berbicara karena pasti suara di kenal oleh rakka dan kiano.


"Ok, baiklah mbak tunggu sebenarnya".


Rakka memperhatikan felicia walaupun dari belakang tapi rakka seperti mengenal.


Mata rakka terus memandangi felicia dari belakang.


"Heh,rakka loe lagi merhatiin apa sih".


Kiano menutup mata rakka dengan tangan nya.

__ADS_1


"Ohhh, nggak apa-apa.kita makan langsung lapar gue".


__ADS_2