
"Tidak ko bu, lagi an ini cuman sebuah boneka teddy bear biasa saja tidak ada istimewa nya sama sekali".
Rakka pun langsung beranjak berdiri dari tempat duduk nya.
Rakka berpamitan untuk segera pulang kepada ibu nya felicia dengan bersalaman mencium tangan ibu felicia.
"Sudah malam,saya harus pamit pulang bu karena besok ada kelas pagi di kampus".
Felicia dan ibu nya langsung berdiri dari tempat duduk nya dan mengantar rakka ke depan rumah nya.
"Hati-hati yaa rakka,jangan ngebut-ngebut menjalankan mobil nya.yang penting selamat sampai tujuan".
Vania memberikan perhatian kepada rakka seperti ke anak sendiri.
"Iya bu, terima kasih atas perhatiannya".
Rakka pun langsung berjalan menuju mobil nya.
Felicia tiba-tiba melambaikan tangan nya kepada rakka sambil tersenyum dan berkata.
"Hati-hati rakka putra".
Rakka pun membalas lambaian tangan felicia dan tersenyum.
Rakka pun langsung menyalakan mesin mobil nya dan pergi meninggalkan rumah felicia.
__ADS_1
"Rakka seperti nya dia tipe lelaki yang sangat baik sekali dan ibu menyukai nya".
Vania pun langsung meninggalkan felicia di depan rumah.
"Maksud apa ? mana mau rakka sama aku bu.apalagi aku bekas sahabat nya sendiri dan aku sudah tidak ada harga diri nya begini".
Felicia pun langsung masuk ke dalam rumah nya dan mengunci pintu rumah nya.
"Ini pasti sangat berat sekali aku akan berusaha membawa nya ke dalam kamar".
Felicia pun berusaha se kuat tenaga untuk mengendong boneka teddy bear raksasa itu.
Dan akhirnya felicia pun berhasil membawa boneka teddy bear itu ke dalam kamar nya.
Dan mendudukkan nya di atas tempat tidur nya.
Felicia pun memeluk erat boneka teddy bear raksasa itu.
"Bulu-bulu nya , lembut sekali ini seperti kapan ahhh sangat nyaman sekali untuk di peluk".
Felicia terus saja mengelus-ngelus teddy bear raksasa itu felicia terlihat sangat bahagia sekali.
Ketika felicia sedang asik bermain dengan boneka teddy bear raksasa itu.
Tiba-tiba felicia teringat dengan alat test kehamilan yang tadi dia beli bersama rakka.
__ADS_1
"Aku sampai lupa,aku kan belum mengerti bagaimana memakai nya".
Felicia langsung menutup pintu kamar nya dan mengunci nya.
Felicia langsung membuka tas nya dan mencari alat test kehamilan tersebut yang segaja dia sembunyikan dengan sangat sempurna bersama rakka.
"oh ini dia, akhirnya ketemu juga yaa".
Felicia mulai membaca dengan sangat teliti sekali.
"Harus di pagi ternyata.berarti aku harus bangun subuh sekali jangan sampai ibu bangun duluan".
Felicia mulai gelisah kembali setiap memegang alat test kehamilan itu.
"Padahal tadi perasaan ku sudah sangat membaik sekali.tapi ketika aku melihat lagi alat test kehamilan itu aku jadi ketakutan dan gelisah lagi".
Felicia pun langsung menyimpan kembali alat test kehamilan itu.dan kembali memandangi boneka teddy bear nya.
"Teddy pink,aku sedih sekali kenapa jalan hidup ku harus seperti ini.masa depan ku hancur hanya karena aku salah memilih lelaki yang bukan tulus mencintai aku tapi dia cinta kepada aku hanya karena *****.teddy pink aku sungguh sangat menyesal sekali".
Felicia memeluk erat teddy bear itu dia sangat nyaman sekali dengan boneka pemberian dari rakka tersebut.
"Hari ini, hari pertama kamu tidur bersama aku di kasur yaa".
Felicia langsung membaringkan boneka itu ke atas kasur nya.
__ADS_1
"Yaa tuhan, besar sekali dia sampai menghabiskan tempat tidur ku".
Felicia langsung naik ke tempat tidur nya dan tidur berdampingan dengan teddy bear raksasa itu.