
Erika langsung pergi meninggalkan rumah Kiano.
Sedangkan Kiano yang ada di dalam kamar nya langsung di suruh keluar oleh kedua orang tuanya.
Mama melinda dan papa Alexander pun langsung mengetuk pintu kamar Kiano.
Tokkk...tokkk....tokkk
Mama melinda ngetuk pintu kamar Kiano dengan sangat keras.
"Kiano ayo cepat keluar mama dan papa mau berbicara dengan kamu ".
Kiano mau tak mau pun beranjak dari tempat tidurnya dan langsung membuka pintu kamar.
"Ada apa sih mam,aku ngantuk sekali ini".
Kiano keluar kamar dengan mata yang terpejam se akan terlihat dia sangat mengantuk sekali.
"Mama dan papa mau berbicara sebentar dengan kamu ayo.keluar kamar dulu".
Mama melinda langsung menarik Kiano dengan paksa agar dia mau keluar dari kamar nya.
Papa Kiano hanya terdiam saja melihat tingkah laku kiano terhadap mama nya.
__ADS_1
Pada akhirnya Kiano langsung keluar dari kamar nya dan menuruti keinginan mama nya.
"Kemarilah ayoo duduk ke sini, jangan lemas begitu mama tau kamu hanya pura-pura mengantuk saja".
Kiano pun langsung duduk di samping mama dan papa nya.
"Kiano,mama nggak mau lagi yaa kamu seperti ini.memalukan sekali keluarga alexander.kamu jangan coba-coba untuk membatalkan pertunangan antara kamu dan erika.pokoknya mulai besok kamu harus bersiap baik terhadap erika ingat dia perempuan terbaik yang mama pilihan untuk kamu.jangan melanggar lagi kamu mengertilah Kiano".
Kiano hanya terdiam sambil menggangukan kepalanya.
"Kiano papa mohon kamu harus menuruti apa kemauan mama kamu kiano.jangan kamu berbuat seperti itu lagi.yasudah jika kamu mengerti sekarang kamu bisa pergi untuk beristirahat ke kamar.jaga kondisi kamu baik-baik hari pertunangan kamu semakin dekat".
Kiano langsung meninggalkan orang tua dan pergi ke dalam kamar tampa berbicara sedikit pun.
Papa Kiano mencoba menenangkan mama melinda yang kelihatan sangat emosional kepada anaknya itu Kiano.
"Iya pap, maafkan mama.mama cuman pengen yang terbaik untuk Kiano untuk masa depan Kiano dan masa depan perusahaan kita ini pap.kiano nggak boleh menikah dengan sembarang orang".
Papa Kiano mengusap-usap pundak mama melinda.
"Yasudah sekarang kita tidur yuu mam,udah malem banget ini".
Papa Kiano langsung membawa mama melinda untuk beristirahat ke dalam kamar nya.
__ADS_1
Tapi Kiano masih saja tidak bisa memejamkan matanya untuk beristirahat.
"Mana mungkin gue bisa tidur ahhhhhhhh, sumpah gue kesel banget sama mama apasih yang mama lihat dari sosok Erika".
Tak lama kemudian handphone Kiano berdering.
Kiano membuka handphone nya ternyata rakka yang menelephone Kiano.
"Rakka putra,gue lupa nggak kasih kabar sama dia gue udah pulang dengan selamat ke rumah".
Kiano langsung menggangkat telephone dari rakka.
{"Hallo rakka ada apa malem-malem gini loe segala menelephone gue".}
{"Heh Kiano,loe nyebelin banget yaa.gue telephone loe karena gue hawatir sama loe.tante melinda mama yang tercinta dia menelephone gue nanyain loe.sekarang loe lagi ada di mana ? loe kabur ke mana ?"}
{"Gue,nggak jadi kabur rakka sekarang gue udah ada di rumah gue tercinta yang penuh dengan cerita drama.Loe tau pas gue pulang mama udah punya niat buat ngelaporin gue ke polisi dengan kasus anak hilang".}
{"Hahahaha, hidup loe tuh Kiano emang bener banyak banget drama nya.tapi gue bersyukur deh kalau loe udah pulang ke rumah loe yang tercinta gue bisa tidur nyenyak malem ini.awas loe jangan bikin drama lagi gue yang jadi ikut kebawa-bawa ".}
{"Oke rakka, terimakasih loe emang sahabat sejati gue sehidup semati loe selalu jadi yang terdepan buat gue.oke rakka selamat malam".}
Kiano langsung menutup panggilan telephone dari rakka.
__ADS_1
"Gue, harus bisa tidur malam ini.jangan sampai besok gue kesiangan bisa huru-hara lagi mama melinda".