
Kiano langsung memaksa mata nya untuk bisa tertidur pulas.
Ke esokan harinya Kiano belum juga bangun dari tidur nya padahal hari adalah hari fitting baju pertunangan nya dengan erika.
"Mana ini Kiano, kenapa dia belum juga turun ini kan sudah jam 8.seharusnya Kiano yang menjemput erika.tapi pasti ini Erika yang datang ke sini untuk menjemput Kiano".
Mama melinda mulai emosional lagi kepada Kiano.
"Mungkin Kiano, masih cape mam dia tidur larut malam sekali.sudahlah biarkan dia tidur lebih lama sedikit.nanti juga kiano pasti bangun"
Ucap papa Kiano Alexander yang masih membela putra kesayangannya nya itu.
"Iya,pap tapi ini sudah siang sekali bagaimana kalau erika keburu datang ke sini.sedang Kiano masih tertidur pulas di kasur".
Papa Kiano mulai bersiap-siap untuk pergi berangkat ke kantor nya.
"Yasudah mam,papa terserah mama saja mau mama apakan lagi kiano.sekarang papa pamit berangkat ke kantor dulu yaa takut telat soalnya hari ini ada meeting di kantor".
Mama melinda langsung bersalaman kepada suaminya tersebut yang akan berangkat ke kantor.
"Yasudah,papa hati-hati yaa di jalan nya".
Papa Alexander langsung meninggalkan istrinya untuk pergi ke kantor.
__ADS_1
Tak lama kemudian ternyata erika datang ke rumah Kiano.
"Selamat siang Tante".
Erika langsung menghampiri mama melinda dan bersalaman dengan nya.
"Selamat siang juga cantik,ayo duduk dulu erika apa kamu sudah sarapan pagi ?".
Mama melinda mengulur-ulur waktu sampai menunggu kiano bangun dari tidurnya.
"Aku, sudah sarapan ko tadi di rumah tante".
Kiano masih belum saja keluar dari kamar nya.
Dan pada akhirnya mama melinda langsung pergi ke kamar kiano.
Dan mengetuk keras pintu kamar Kiano sambil berteriak-teriak kencang.
"Kianooooo,cepat bangun Kianooooooo bangun".
Erika pun langsung terkejut ketika mendengar teriakkan Tante melinda ketika membangun kan kiano yang sedang tidur.
"Yaampuun,ko serem banget yaa tante melinda
__ADS_1
ngebangunin Kiano sampai harus teriak-teriak kaya gitu".
Erika langsung pura-pura memainkan handphone supaya mama melinda tidak curiga kalau erika sedang memperhatikan kan nya.
Mendengar teriakkan kencang mama melinda Kiano langsung bangun seketika.
"Astaga mama, ngapain sih dia segala teriak-teriak gitu.udah kaya teriakan ada maling".
Kiano langsung bangun dari tempat tidurnya dan membuka pintu kamar nya dengan mata yang masih terpejam.
"Astaga kiano, kamu belum bersiap-siap kamu baru bangun tidur jam segini.yaa tuhan kiano bisa nggak kamu sehari aja nggak bikin Mama emosional sama kamu.mama kan sudah bilang hari kamu ada jadwal untuk memilih baju pertunangan kamu bersama erika.coba kamu lihat masa erika terus yang datang ke sini untuk menjemput kamu.harus kamu yang datang ke rumah erika untuk menjemput Erika".
Kiano pun langsung terdiam dan melihat Erika yang memang sudah rapi duduk di meja sarapan.
"Iyaa mam,aku minta maaf aku yang salah.aku kesiangan karena aku emang beneran nggak bisa tidur mam.jadi aku bangun nya telat".
Mama melinda yang terlalu kesal dengan kiano lebih memilih untuk meninggalkan kiano dan tidak berbicara sama sekali.
Kiano langsung berteriak ketika mama pergi meninggalkan nya.
"Yasudah mam,aku mandi sekarang langsung pakai baju rapi dan langsung berangkat pergi bersama Erika putri".
Erika yang mendengar perkataan Kiano langsung tersenyum menahan tawa nya
__ADS_1