Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (162)


__ADS_3

Felicia langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Om Alexander, maafkan saya seperti nya saya harus segera pulang.saya lupa hari ini di toko pasti sangat sibuk sekali dengan pelanggan yang datang.dan saya juga harus ganti an untuk menjaga anak saya".


Felicia langsung bersiap-siap untuk segera pergi dari tempat itu.


"Bagaimana kalau saya antar sampai ke rumah.karena saya juga ingin tahu toko kue nona alexa".


Felicia langsung kaget sekali mendengar om alexander akan mengantarkan dia pulang.ini akan menggagalkan rencana besar felicia.apalagi om alexander tidak tau jika Alexa itu nama samaran felicia.


"Tidak usah,saya punya supir pribadi ko om alexander.jadi pasti sangat aman sekali".


Felicia langsung pergi meninggalkan om alexander tampa basa-basi lagi kepada om alexander.


Felicia langsung membuka pintu mobil nya dan langsung masuk ke dalam mobil nya.


"Pak, langsung berangkat yaa.jangan sampai orang tua itu mengikuti kita.bahaya sekali itu pak"


Mobil felicia langsung dengan cepat meninggalkan tempat tersebut.


Setelah felicia pergi handphone Alexander langsung berdering kencang sekali.


"Hah,ini pasti nona alexa yang telephone".


Dengan penuh semangat Alexander ingin menjawab telephone nya.tapi ketika dia baca ternyata bukan dari felicia.

__ADS_1


"Mama melinda".


Alexander langsung mematikan panggilan telephone dari mama melinda.


Tidak lama kemudian handphone Alexander bergetar.


"Siapa lagi ini yang mengirimkan pesan".


Alexander langsung membuka pesan singkat tersebut.


"Mama melinda lagi"


Alexander langsung membaca pesan dari mama melinda.


"Aku harus segera langsung pulang agar mama melinda tidak curiga dengan aku".


Alexander langsung pergi meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke rumah nya.


"Kemeja ku ini wangi sekali parfume nona alexa.sesampainya di rumah aku harus langsung mengganti baju ini".


Erika dan kiano lebih terlihat diam tidak berbicara sedikit pun.ketika sampai di rumah keluarga alexander.


Melinda terus memperhatikan wajah erika yang sangat tidak bersemangat.


"Erika putri, maafkan mama yaa sayang.kamu mau kan tinggal kembali di sini bersama mama dan papa Alexander".

__ADS_1


Erika langsung melirikan mata nya kepada kiano.


"Aku dan erika sudah sepakat untuk lebih memilih tinggal berdua saja mam.agar kita berdua bisa merasakan hidup mandiri dalam berumah tangga.kita akan tinggal di apartemen milik Erika putri".


Mama melinda merasa sedih mendengar perkataan dari kiano.


"Jadi kalian akan meninggalkan mama di sini sendiri.kamu kan tau kiano papa kamu sangat super sibuk sekali.dan selalu bertugas berkerja ke luar kota".


Erika mulai gelisa jangan rencana nya sampai gagal untuk pergi dari rumah Alexander.


Tiba-tiba alexander datang ke rumah nya.


"Papa kamu sudah pulang, bersyukur sekali kamu bisa langsung pulang ke rumah".


Alexander langsung terburu-buru untuk pergi ke kamar untuk menggantikan kemeja putih yang di pakai.


Tapi mama melinda memilih untuk menyusul pergi ke kamar.untuk menemui suaminya.


Ternyata Alexander langsung pergi untuk mandi.


"Tumben sekali papa mandi jam segini".


Mama melinda langsung membereskan kemeja putih itu.untuk di masukkan ke mesin cuci.


"Wangi sekali baju kemeja papa.ini seperti bukan wangi parfume papa.wangi nya sangat menyengat sekali.sebenarnya papa baru pulang dari mana yaa".

__ADS_1


__ADS_2