
Rakka langsung tersenyum mendengar perkataan ibu Vania.
"Bagaimana Alexa tidak nyaman ada di dekat kamu rakka.dari saat di kandungan hingga melahirkan kamu yang selalu ada untuk felicia".
Felicia memperhatikan terus keakraban rakka dengan putri cantik nya itu.
"Apa yang harus aku lakukan ketika melihat rakka dan alexa bisa se akrab begitu.rakka bisa dengan cepat menenangkan Alexa yang menangis".
Felicia melihat jam yang ada di tangan nya.
"Aku harus mengambil handphone ku di mobil melihat apakah om alexander membalas pesan dari aku.tapi aku tidak berani melakukan nya karena masih ada rakka di sini.aku harus menunggu rakka untuk pergi".
Rakka yang memperhatikan felicia merasa heran kenapa felicia tidak menghampiri nya dan seperti menghindari nya.
"Bu,ada apa yah dengan felicia kenapa sikap nya seperti berubah.biasa nya dia langsung menghampiri ke sini.tapi sekarang dia lebih memilih untuk diam di toko".
Vania tidak mungkin memberitahu kepada rakka.jika felicia melihat rakka bersama dengan perempuan lain.
"Seperti nya felicia sedang sibuk dengan urusan kue nya.mungkin dia terlalu kelelahan jadi sikap nya sedikit berubah".
__ADS_1
Rakka memandangi terus felicia dari rumah nya.tapi ketika rakka memperhatikan felicia.felicia langsung membalikkan wajah nya.
"Hmmmmm, seperti nya.gue harus tanya langsung ke felicia.ada apa dengan dia sebenarnya".
Rakka memberikan alexa kepada ibu Vania.
"Alexa sayaaaaang, kamu sama nenek dulu yaa cantik.om mau pergi ke toko dulu yaa".
Rakka mencium kening alexa dan mencubit pipi nya yang tembem.
"Bu,saya mau ke felicia dulu ya.saya penasaran dengan sikap felicia yang seperti itu".
Rakka langsung berjalan menuju ke toko kue.
Vania membawa alexa masuk ke dalam rumah nya.
Rakka menghampiri felicia yang masih duduk di tempat kasir.
"Felicia bisa kita ngobrol sebentar".
__ADS_1
Felicia menyimpan handphone nya dan langsung menatap wajah rakka.
"Kamu mau ngobrol tentang apa rakka ? seperti nya di sini juga bisa".
Rakka langsung menggenggam tangan felicia dan menarik nya keluar dari toko kue.
Rakka membawa felicia masuk ke dalam mobil nya.
Rakka membukakan pintu mobil nya dan felicia masuk ke dalam nya.
Felicia hanya terdiam sambil memainkan handphone nya.
"Felicia,apa aku punya salah dengan kamu ? sama sikap kamu menjadi berubah seperti ini ? kalau emang aku punya salah.aku minta maaf dan aku nggak akan menanyakan salah aku apa karena pasti jawabannya adalah : kamu pikir saja sendiri.pasti jawaban nya seperti itu"
al
Felicia masih terdiam tidak menjawab pertanyaan dari rakka.dia hanya memainkan handphone nya.
"Jika kamu membenci aku silahkan, tapi jangan pernah larang aku untuk bertemu dengan alexa.aku sangat sayang sekali dengan Alexa".
__ADS_1
Felicia mulai berani menatap wajah rakka.
"Rakka,bukan aku melarang kamu untuk bertemu dengan alexa.tapi aku minta jangan terlalu sering kamu bertemu dengan alexa.karena semakin Alexa tumbuh besar dia semakin mengerti dan jangan sampai hati Alexa tersakiti ketika nanti kamu pasti akan mempunyai pasangan dan apabila ketika menikah dan kamu punya anak.pasti Alexa akan sangat kehilangan sekali".